Diteriaki Maling, Seorang Remaja di Padang Babak Belur Dihajar Warga

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Diteriaki maling seorang remaja berinisial Dd (17) warga Ganting, Padang Timur, Kota Padang ini babak belur dihajar warga.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (28/9) malam sekira pukul 20.00 WIB, bertempat disebuah bengkel mobil kawasan Jalan M. Hatta, Kuranji, Kota Padang.

Iklan

Beruntung aksi massa bisa dilerai setelah polisi dari Polsek Kuranji datang ke lokasi, menyelamatkan pelaku dari amukan warga.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, peristiwa bermula saat pemilik bengkel bernama Zulmina (62) melihat seseorang yang sedang melompat pagar menuju kawasan bengkelnya. Saat itu dirinya melihat seseorang yang diperkirakan masih remaja itu, sedang mencongkel dan mengorek sesuatu barang yang terdapat dalam bengkel.

Kontan saja melihat aksi tersebut, pemilik bengkel langsung berteriak maling. Sementara itu, mendengar teriakan pemilik bengkel, terduga pelaku percobaan pencurian tersebut langsung kabur melarikan diri.

Namun apesnya, teriakan pemilik bengkel terdengar oleh masyarakat sekitar, sehingga tanpa dikomando, warga langsung melakukan pengejaran, sehingga terjadilah aksi kejar kejaran antara massa dengan terduga pelaku.

Tak lama kemudian terduga pelaku berhasil ditangkap warga dan tanpa babibu, massa langsung menghajar pelaku hingga dirinya menjerit minta ampun.

Terpisah Kapolsek Kuranji, Kompol Armijon, saat dihubungi awak media, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, beruntung nyawa terduga pelaku percobaan pencurian tersebut bisa diselamatkan polisi dari amukan warga.

Ketika dilakukan intrograsi awalnya terduga berkilah, jika dirinya tidak melakukan aksi dugaan pencurian. Namun saat diselidik, barulah dia mengaku, namun ungkapnya lagi, dirinya belum berhasil melakukan aksi keburu ketahuan oleh pemilik bengkel.

Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kuranji dan dilakukan proses pemeriksaan, papar Armijon. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here