Dirikan Bangunan di Tanah Ulayat Tanpa Izin, Oknum Ninik Mamak Ditegur Nagari Sungai Kamuyang

lokasi pembangunan yang diduga melanggar aturan

SUMBARTIME.COM-Geram dengan prilaku seorang oknum Niniak Mamak yang diduga telah melanggar Peraturan Nagari (Pernag) dengan mendirikan bangunan permanen di tanah ulayat kaum, Pemerintah Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, melayangkan dua kali surat teguran yang tebusannya, sampai ke Bupati serta Polsek setempat.

Baca Juga : Perampokan Terjadi di Padang, Anggota Keluarga Disekap, 1 Nyawa Melayang

Iklan

Hal itu diungkapkan oleh salah satu aktivis warga setempat Donal, kepada awak media, Minggu (24/10) siang.

Menurutnya atas tindakan arogan seorang oknum Niniak Mamak Nagari Sungai Kamuyang, inisial Y yang diduga telah melanggar Pernag Nomor I Tahun 2003 tentang Pemanfaatan Tanah Ulayat Nagari dengan merangkul pihak ke-3, menanam tanaman berumur panjang serta mendirikan bangunan permanen tanpa seizin Nagari, maka Pemerintahan setempat melayangkan surat teguran kepada si oknum Niniak Mamak untuk menghentikan pekerjaan pembangunan, ungkapnya.

Namun sambung Donal lagi, surat teguran resmi dari Pemerintahan Nagari Sungai Kamuyang yang tembusannya sampai ke Polsek Luhak, dan Bupati Limapuluh Kota, dinggap angin lalu saja.

“Oknum Niniak Mamak itu masih tetap menjalankan proyek pembangunan kolam renang di tanah Ulayat Kaum di Jorong Mungguang Madang Kadok,” tandasnya.

Baca Juga : Awas! Ada “Urang Bagak” Berkeliaran dan Peras Pengunjung Pantai Padang

Sementara itu, sumber dari Aparat Nagari setempat yang berhasil dihubungi, memebenarkan jika pihaknya telah melayangkan surat sebanyak 2 kali terhadap Y. Surat pertama yakni pada 5 Agustus 2021, pemanggilan permintaan klarifikasi terkait mendirikan bangunan dengan merangkul pihak ke-3 tanpa seizin Nagari.

Merasa surat pertama tersebut diabaikan oleh si oknum, selanjutnya dilayangkan lagi surat kedua tertanggal 26 Agustus 2021, berisikan agar yang bersangkutan menghentikan segala aktifitas pembangunannya yang diduga telah melanggar aturan Pernag.

Jika yang bersangkutan masih bersikukuh melanjutkan pembangunanan, maka secara bersama sama seluruh perangkat Nagari yang ada akan turun ke lokasi, menghentikan pembangunan kolam renang, tersebut, papar sumber.

Terpisah, informasi lainnya yang juga datang dari beberapa warga setempat, menyebutkan jika oknum Niniak Mamak inisial Y itu membangun beberapa kolam renang dengan merangkul pihak ke-3 sebagai investornya.

Dalam pembangunan itu menurut beberapa warga lagi, si oknum telah mengiming imingi masyarakat sekitar akan membuka lapangan kerja baru jika pemandian kolam renang untuk umum tersebut selasai dan siap beroperasi, tutur mereka.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, oknum Ninik Mamak inisial Y yang dimaksud, belum berhasil untuk ditemui dan dimintai tanggapannya. (AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here