Di Solok, Petasan dan Meriam Bambu Diharamkan Selama Bulan Ramadhan

Kabag Humas Pemko Solok

SUMBARTIME.COM-Semua warung makanan dan minuman, tidak diperbolehkan untuk buka pada siang hari, dan  restoran musik, Cafe, serta tempat hiburan malam lainnya,  akan dicabut izin operasinya  sementara,  dan selain itu, bagi masyarakat muda atau anak anak dilarang untuk membunyikan petasan, meriam bambu, dan sebagainya yang dapat mengganggu ketenangan umat Islam dalam melakukan Ibadah atau Sholat terwih dimalam bulan Suci Randahan.

Ungkapan itu disampaikan oleh walikota Solok, Zul Elfian,SH.M.Si, melalui Kabag Humas Pemko Solok, Nurzal Gustim, STP.M.Si, Rabu 16 Mei 2018, di kantor Balai kota Solok, dalam memaparkan Pers Realeasenya kepada awak media yang ada.

Iklan

Kabag Humas Sekretariat Pemerintah kota Solok itu mengatakan, sebagai umat beragama harus saling menjaga dan saling menciptakan lingkungan yang ramah agar umat Islam yang beribadah tidak terganggu.

Dalam kesempatannya itu, Nurzal Gustim juga menghimbau umat Islam untuk menjalankan ibadah dibulan Suci Ramadhan 1439 H 2018 M, dengan penuh keimanan dan ketaqwaan, yang diawali dengan niat yang suci serta tampa dinodai oleh perbuatan yang berbau maksiat.

Lebih jauh ia mengatakan, untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT, Kabag Humas Pemko Solok mengajak masyarakat untuk meramaikan rumah rumah ibadah yang ada, untuk melaksanakan Sholat lima waktu, Tarwih, serta Tadarus Al Qur’an dimalam Bulan Puasa, ungkapnya.

Selain menyampaikan himbauan terkait dengan Iman dan Taqwa dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan tersebut, Kabag Humas Pemko Solok juga menyerukan agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya, sebab katanya, kejahatan atau musibah bisa saja terjadi karena kelalaian kita sendiri.

Dalam hal ini dikatakannya, masyarakat harus memastikan rumahnya telah terkunci erat  dan kompor tidak menyala lagi sewaktu akan berpergian, serta secara bersama masyarakat harus meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungannya masing masing.

Nurzal Gustim menerangkan, himbauan dari pemerintah daerah kota Solok itu juga akan diiringi dengan operasi lapangan yang akan dilakukan oleh instansi terkait, seperti halnya pemerintah akan menugaskan pihak keamanan ditial tiap Masjid yang ada di kota Solok.

Dikatakannya, penempatan para petugas yang terdiri dari Polri dan Satpol PP pemko Solok itu, adalah berdasarkan rapat koordinasi ya g telah dilakukan oleh pemerintah kota Solok bersama Forkompimda setempat, dan selain itu, para petugas keamanan itu juga akan didampingi oleh organisasi massa Yanga da didaerah setempat.

Operasi lapangan yang akan dilakukan pada Bulan Ramadhan itu, bukan saja dimalam hari, tetapi hal serupa juga akan dilakukan pada siang hari, yakni akan merazia pedagang makanan dan minuman yang masih membandel serta yang tidak mengindahkan himbauan yang telah disampaikan.

Mengakhiri paparan yang disampaikannya itu, Kabag Humas Pemko Solok mengatakan, atas nama pemerintah daerah ia mengungkapkan selamat menunaikan ibadah puasa. ( Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here