Datangi Mapolda, Gubernur Sumbar Laporkan 3 Nama, Salah Satu Nama Diduga Anggota DPRD Padang

IP diwawancara awak media di Mapolda Sumbar

SUMBARTIME.COM-Datang ke Mapolda Sumbar, Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno (IP) melaporkan tiga nama yang dia anggap telah mencemarkan nama baiknya serta dugaan menyebarkan berita bohong terkait dirinya, Selasa (1/05) malam.

IP yang datang dan didampingi oleh pengacaranya Miko Kamal, serta Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman, sekitar pukul 22.30 WIB itu, dengan laporan polisi nomor: LP/172/IV/2018/SPKT Sbr tanggal 2 Mei 2018 itu melaporkan 3 nama.

Iklan

BACA JUGA : Irwan Prayitno: “Saya Tidak Kenal dengan Yusafni”

Pertama Yusafni terdakwa kasus dugaan korupsi Surat Pertanggung Jawaban (Spj) fiktif senilai Rp 62,5 miliar di Dinas Prasjaltarkim. Yang bersangkutan dilaporkan karena menyampaikan berita bohong diluar persidangan pada tanggal 27 April dan dimuat oleh media harian Haluan dan onliennya yang mengatakan jika IP menerima aliran dan sebesar Rp 500 Juta.

Selanjutnya nama Bhenz Maharajo, Redpel Haluan yang dianggap melalui akun Facebooknya telah menyebar luaskan berita bohong. Serta satu nama lagi Maidestal yang diduga keras adalah anggota DPRD Kota Padang dan juga dianggap telah menyebarkan berita bohong melalui akun facebooknya.

Dalam laporannya tersebut, IP menyerahkan barang bukti berupa foto copy berita terkait dugaan pencemaran nama baiknya yang sebar luaskan oleh Facebook Bhenz Maharajo dan Maidestal ke Polisi.

Dijelaskan IP kepada para awak media usai di Mapolda Sumbar jika yang dia laporkan adalah akun akun facebook pribadi yang menyebarkan berita bohong terkait Irwan Prayitno pencuri, korupsi dan itu membuat tidak nyaman, ujarnya, Selasa (1/05) malam.

Sementara, untuk media Haluan sendiri, IP Berencana akan mendatangi Dewan Pers sendiri pada lusa depan untuk mencari keadilan di segi jurnalistik tambah Gubernur tersebut.

Sementara menjawab laporan IP tersebut, Bhenz Maharajo, yang di kutip dari WAG IWO Luhak Limpuluah, mengatakaan jika dirinya menghargai sikap yang ditempuh Gubernur Sumbar. Menurutnya dirinya siap mempertanggungjawabkan seluruh tindakannya termasuk status yang dia unggah di media sosial, baik kepada publik atau penegak hukum.

Terakhir Bhenz Maharajo mengajak untuk uji kebenaran di depan hukum, terkait apa yang telah dia lakukan. (tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here