Dari Ibu Rumah Tangga Menuju DPRD Menyalurkan Aspirasi Emak Emak Zaman Now

SUMBARTIME.COM-Muncul di salah satu Daftar Caleg Sementara (DCS) DPRD Payakumbuh, Sintia Mince salah satu bacaleg dari Partai PBB dapil III Payakumbuh Timur, cukup menyita perhatian masyarakat sekitar.

Seorang ibu rumah tangga biasa, tiba tiba namanya mengapung dalam daftar DCS DPRD Kota Payakumbuh, bagi warga Padang Tiakar, Payakumbuh Timur, sesuatu banget, aku mereka.

Iklan

Salah satu warga bernama, Novi (45) kaget sekaligus kagum dengan kemunculan dan keberanian Sintia Mince hadir dan ikut berkompetisi dalam pentas politik Demokrasi Indonesia. Menurutnya ini patut di apresisasi dan di suport, tuturnya mengatakan.

Alasan Novi mengatakan hal demikian karena dia memahami selama setahun ini dia melihat cara pemikiran Sintia Mince terkait masalah berbangsa dan bernegara, ‘Emak Emak militan’, ujarnya.

” Dia emak emak militan. Semangat kalau bicara terkait tentang persekusi ulama dan ketidak adilan. Warga disini (Padang Tiakar) senang dengan sosok Sintia Mince, ramah dan supel dalam bergaul, ulas Novi.

Jadi adalah hal yang wajar dan patut kita dukung jika yang bersangkutan ingin masuk ke parlemen untuk menyalurkan aspirasi, pungkasnya mengatakan.

Sementara itu, ditemui di kediamannya kawasan Kelurahan Padang Tiakar, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Senin (13/08) siang, Sintia Mince menyambut ramah kehadiran awak media.

Menurut Sintia Mince, alasan dirinya terjun ke kancah politik lantaran bukan tanpa sebab. Selama ini dia prihatin dengan kondisi bangsa yang mulai terkikis jiwa semangat nasionalisme, tuturnya

Dirinya juga mengkritisi sikap yang menjadikan agama hanyalah dagangan politik semata. Agama dan Umat hanya diperlukan ketika momen pilkada, pileg dan pilpres saja, namun setelah momen berakhir, agama dan umat ditinggal, bahkan terkesan ulama yang kritis akan menjadi target persekusi, papar Sintia Mince.

Untuk itu, alasan dirinya maju sebagi caleg dari Partai PBB  ingin berjuang bersama ulama dan umat demi membela kehormatan agama di negara yang mayoritas muslim ini, tanpa mengkibiri hak hak minoritas, paparnya.

Tidak hanya soal gezah dalam membela agama saja, namun Sintia Mince juga amat menyadari keluhan emak emak zaman now ini. Menurutnya banyak emak emak zaman now, membuat status di medsos tentang susahnya kehidupan. Harga bahan pokok melambung, tarif listrik melejit.

Tentu hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, sebab tujuan pemerintahan di dalam negara diciptakan adalah untuk mensejahterakan rakyatnya dari semua suku, ras dan golongan dan sesuai dengan amanat pembukaan Undang Undang Dasar 45, lanjut Sintia Mince.

Memperjuangkan itu semua tak ada cara lain selain kita harus masuk di dalam kancah parlementer yang bernama DPRD. Kita harus berani melakukan itu demi kesejahteraan umat.

Dan untuk mencapi semua itu, kita  harus masuk ke dalam gelanggang, dan sudah saatnya emak emak zaman now militan harus ikut berkompetisi, ujarnya menutup pembicaraan. (rd/put)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here