Sumbartime – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatera Barat, Tasliatul Fauddi, mengimbau empat kabupaten dan kota terdampak penutupan TPA Regional Payakumbuh, yang disebabkan oleh longsor, untuk menyiapkan TPA di wilayah masing-masing.
Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam adalah daerah yang terkena dampak dari penutupan TPA Regional Payakumbuh.
Tasliatul mengungkapkan bahwa kejadian longsor di TPA Regional Payakumbuh sudah diprediksi sejak tahun 2017, dan pihaknya telah mengimbau empat daerah tersebut untuk menyediakan TPA lokal.
“Gubernur bahkan telah memperingatkan melalui surat pada 31 Januari 2023 bahwa TPA Payakumbuh akan ditutup pada 2024, meminta persiapan dari daerah terkait,”ujarnya.
Meskipun TPA Air Dingin kota Padang digunakan sebagai solusi sementara oleh Bukittinggi dan Payakumbuh setelah penutupan, Tasliatul menegaskan bahwa tempat tersebut hanya mampu menampung sampah selama 60 hari. Ia menyoroti tanggung jawab daerah dalam mengelola sampah di wilayahnya.
“Pembukaan kembali TPA Regional Payakumbuh memerlukan kajian mendalam, mengingat tidak ada tempat yang bisa dibuka lagi jika dilihat dari fisik lapangan,”lanjutnya.(R)



















