Dalam Sehari Terjadi Tiga Titik Bencana Longsor di LimapuluhKota

Material tanah longsor menutupi badan jalan di Situjuah Gadang

SumbartimeLimapuluhKota-Dalam Sehari terjadi tiga kali bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (7/03) siang. Longsor dan banjir terjadi di tiga titik kawasan yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau tersebut.

Di kecamatan Situjuah Limonagari, tepatnya Jorong Tanjung Simantuang, Nagaro Situjuah Gadang, hujan yang terjadi sejak Selasa (6/03) sore menyebabkan terjadinya tanah longsor yang menimbun ruas jalan setinggi 3 meter dengan panjang 20 meter. Akibatnya akses menuju Nagari Situjuah Gdang sempat terputus total dilalui oleh kendaraan selama beberapa jam.

Iklan

Upaya cepat BPBD serta PUPR dan dibantu warga dengan memakai alat berat berhasil mengevakuasi timbunan material longsor yang menutupi badan jalan setelah beberapa jam kemudian.

Sementara, di Jorong Pincuran Gadang, Nagari Andaleh, juga terjadi bencana longsor. Akibatnya sebuah kandang usaha ayam petelur warga menjadi korban himpitan dan timbunan material tanah longsor. Selain itu kebun kelapa milik warga lainya juga ikut tertimbun sehingga warga menderita kerugian materil senilai Rp 250 Juta.

 

Tanah longsor dengan disusul banjir juga terjadi di kawasan Nagari Batang Tabik. Akibat curah hujan yang tinggi sejak Selasa (6/03) sampai Rabu (7/03) mengakibatkan tanah tebing di kawasan Pemandian Batang Tabik terban dan longsor.

Menurut Pihak BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, salah satu penyebabnya disebabkan air yang tergenang di jalan bergerak dengan derasnya menuju tebing. Hal ini terjadi karena tidak adanya drainase samping kiri kanan jalan. Akibat derasnya air yang menghantam tanah tebing membuat tanah menjadi terban dan longsor.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban nyawa serta korban harta. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here