Cerita Prabowo Selamatkan Aset Bangsa Dari Incaran Asing

Lahan PT THL yang dikelola Prabowo

SUMBARTIME.COM-Serangan ke pribadi yang dilakukan oleh Capres Jokowi ke Capres nomor urut 02 terkait soal kepemilikan lahan, ternyata tidak menurunkan elektabilitas Prabowo Subianto.

Tapi sebaliknya, Prabowo malah menuai pujian serta sanjungan dari para pakar, elite serta masyarakat. Pasalnya Capres nomor urut 02 tersebut dinilai telah menyelamatkan aset bangsa.

Iklan

Sanjuangan itu terucap dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Syahrial. Menurutnya, Prabowo telah menyelamatkan aset bangsa.

” Prabowo adalah Pahlawan Nasional,” ujarnya.

Alasan Syahrial mengatakan Prabowo pahlawan adalah dikarenakan Capres 02 tersebut telah membeli lahan yang ditinggalkan oleh pengusa lain saat terjadinya krisis moneter.

Dia menceritakan disaat orang lain berlomba lomba membawa uang ke luar negeri, Prabowo justru melakukan investisi di negara sendiri, ungkapnya.

Sementara aset yang dimaksud oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh tersebut adalah PT Tusam Hutani Lestari (PT THL) seluas 97.300 hektare. Lahan itu terbentang dan masuk ke dalam 4 Kabupaten yakni, Bener Meriah, Bireun, Aceh Tengah, dan Aceh Utara.

Diungkapkan Syahrial, PT. THL itu merupakan perusahaan patungan antara PT. Inhutani dan pihak ketiga. Adapun yang menguasai saham paling banyak adalah pihak ketiga.

Saat terjadi krisis moneter, perusahaan patungan tersebut mempunyai tunggakan yang lumayan banyak kepada Negara atas pinjaman dana reboisasi. Oleh sebab itulah para pemegang saham banyak lari ke luar negri untuk meyelamatkan uangnya.

Saat itulah Prabowo datang dan muncul menyelamatkan aset tersebut. Dia membeli saham PT. Hutan Lestari, papar Syahrial, Rabu (20/2) siang.

Waktu itu, banyak investor asing ingin membeli saham Hutan Lestari saat diadakannya lelang besar besaran yang dilakukan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Namun dengan cepat Prabowo muncul dan berhasil merebut aset bangsa tersebut, melalui PT THL, papar Syahrial mengatakan. (bn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here