Bekingi Tempat Mesum Berkedok Spa, 5 Oknum Polda Sumbar Diproses dan Dimutasi

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Diduga kuat bekingi tempat mesum berkedok spa dan salon di kawasan Kota Padang, 5 orang personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar yang terdiri dari Perwira dan Bintara dicopot dan dimutasi dari jabatannya.

Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Selasa (11/1). Menurutnya Tindakan tegas yang diambil oleh Kapolda Irjen Pol Teddy Minahasa terhadap personil yang diketahui telah melanggar disiplin demi menjadikan Institusi Polri berwibawa dan bermatabat.

Iklan

“Kapolda Sumbar akan bersikap tegas jika ada anggota yang bermain-main maupun membeking terhadap praktik yang menyimpang dengan ketentuan hukum,” ujarnya.

Stake bayu juga menjelaskan jika Sumbar terkenal dengan kereligiusannya. Adat Basandai Syara’ Syara basandi Kitabullah, jadi alangkah naif jika ada aparat hukum yang membekingi tempat tempat yang berbau maksiat, timpalnya lagi.

“Kami tegaskan kepada rekan-rekan (wartawan), bahwa dimana Kapolda Sumbar melakukan mutasi terhadap beberapa personel. Mencopot beberapa anggota yang diduga beking pijit plus, SPA,” tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Sempat masyarakat resah perihal ada sebuah tempat mesum serta esek esek berkedok salon dan spa di kawasan Kota Padang. Warga menilai keberadaan tempat mesum berkedok salon dan spa itu tak tersentuh petugas lantaran di bekingi oleh oknum polisi.

Berangkat dari laporan masyarakat aparat mencoba melakukan razia dan penggerebekan pada beberapa waktu yang lalu. Namun saat dilakukan penggerebekan, tidak didapati aktifitas apapun di lokasi. Saat itu kuat dugaan jika razia serta penggerebekan yang dilakukan telah bocor terlebih dahulu.

Saat dilakukan penyelidikan, didapatlah dugaan adanya 5 oknum polisi yang terdiri dari perwira dan bintara masing masing berinisial EL, N, AM, AN, RN. Selanjutnya kelima oknum tersebut langsung diproses oleh Bidang Propam Polda Sumbar. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here