Anak Mantan Camat di Kuansing Riau ini, Tewas Setelah Menjadi Korban Pembegalan Oleh Sepupu Sendiri

SUMBARTIME.COM-Sadis benar kejadian di Teluk Kuantan, Kuansing Riau, Selasa (25/09) sore kemaren. Riski Ramadhan, alias Faris (12) anak dari mantan Camat Kuansing warga Desa Kepala Pulau Baserah, menjadi korban pembegalan oleh sepupunya sendiri.

Faris yang masih berstatus pelajar kelas 1 SMP ini, tewas dan jasadnya ditemukan oleh warga di Sungai Kuantan dengan kondisi mengalami luka sayatan di bagian leher.

Korban bersama keluarga
Iklan

Korban yang sempat dinyatakan hilang sejak Selasa, ternyata diduga menjadi korban pembegalan dan pembunuhan yang dilakukan oleh sepupunya sendiri berinisial Ad. Ironisnya, pelaku masih remaja berusia belasan tahun, dan tercatat masih sebagai siswa kelas III SMA.

Dari informasi kronologis peristiwa, berawal dari korban Faris hedak pergi ke tempat foto copy dengan menggunakan sepeda motor jenis KLX.

Setiba di lokasi foto copy muncul pelaku Ad menghampiri korban dan meminta diantarkan ke suatu tempat. Karena korban mengenal pelaku dan merupakan saudara sepupunya, sehingga dirinya tidak curiga dan dengan polos mengiyakan permintaan pelaku.

Namun ditengah perjalanan, pelaku dengan paksa merampas motor korban, bahkan diduga pelaku sempat menyayat leher korban. Untuk menghilangkan jejak, korban yang dalam keadaan terluka dibuang oleh pelaku ke sungai Kuantan, selanjutnya pelaku langsung kabur dengan menggunakan motor korban.

Pelaku yang berhasil membegal motor korban, langsung menjual kendaraan tersebut kepada seorang penadah yang beralamat di Baturijal Inhu seharga Rp 5 Juta dengan cara dicicil.

Sementara itu dari pengakuan warga, sebelumnya pada Selasa (25/09) malam sekira pukul 19.45 WIB, mereka sempat melihat motor korban dikendarai oleh pelaku. Wargapun sempat mengejar, namun pelaku dengan gesit berhasil menghilang dari kejaran.

Tengah malam beberapa jam setelahnya, dalam kondisi mabuk pelaku muncul di Desa Kepala Pulau Baserah. Saat itulah pelaku langsung diamankan warga dan dibawa ke Polsek Kuantan Hilir. Saat diintrograsi polisi, pelaku mengaku telah merampas motor korban dan dijual kepada seorang penadah. Terhadap penadah ini polisi berhasil mencokoknya saat berada di rumahnya.

Selanjutnya polisi bersama warga dan pihak keluarga mencari keberadaan korban di sepanjang aliran Sungai Kuantan. Saat pencarian tersebut warga menemukan titik terang keberadaan korban saat melihat ada ceceran darah di tepian Sungai Kuantan.

Saat beberapa warga masuk ke dalam sungai ditemukanlah tubuh korban tersangkut oleh ranting kayu dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Ayah dari Korban, Novarion yang kini menjabat sebagai Kasi  Satpol PP Kuansing histeris dan terpukul mentalnya.ketika melihat anaknya ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Dari informasi terakhir, pelaku sudah dipindahkan dari Mapolsek ke Polres Mapolres Kuansing untuk menghindari amuk warga yang sebelumnya mulai ramai mendatangi Polsek. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here