Aliran PDAM Payakumbuh Putus Seharian, Emak Emak Zaman Now Nyetatus di Sosmed

Gambar warga mencari sumber air bersih di kompleks BTI

SUMBARTIME.COM-Senja hari menjelang malam, warga perumahan Komplek Bumi Tiakar Indah (BTI), Kelurahan Padang Tangah, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Senin (6/08) panik dan saling membawa ember untuk mencari sumber air bersih di sumur sumur warga yang masih ada di sekitaran lokasi.

Pasalnya warga komplek resah dan gelisah, pasokan air bersih dari PDAM Kota Payakumbuh sejak siang hari. Rahmadaoni (37) salah satu warga BTI mengaku dirinya panik akibat stok air bersih di bak mandinya telah habis.

Iklan

Namun sampai pukul 19.30 WIB, Senin malam, pasokan air PDAM belum juga hidup. Dia bersama warga komplek yang lainnya memutar akal mencari sumber air bersih di sumur warga dengan menjinjing ember demi memenuhi hajat mandi pagi sebelum berangkat kerja.

Ternyata krisis air bersih dari PDAM bukan hanya dirasakan oleh warga kompleks BTI saja, namun nyaris hampirs esluruh rumah yang dialiri pipa air bersih PDAM Kota Payakumbuh mati dan lumpuh total.

Melalui akun sosmed, banyak warga terutama kaum emak emak zaman now menulis dan nyetatus di sosmed terkait matinya aliran air. Rata rata yang mereka keluhkan jika sampai pagi hari air mati, maka, alamat tidak akan mandi di pagi hari, dan itu sangat mengkuatirkan bagi mereka, seperti keluhan yang mereka tulis dalam berbagai macam sosial media.

Sementara itu, masih dari akun akun sosmed berseliweran info yang menyebutkan jika air mati diakibatkan ditutupnya aliran air dari asal sumber. Hal ini semakin membuat warga cemas dan panik sehingga berbagai maam keluhan mereka ungkapkan dan mereka unggah.

Sementara itu, menanggapi keluhan warga, awak media sumbartime.com, mencoba menghubungi Kepala Daerah Kota Payakumbuh, Riza Falepi, melalui akun WA yang bersangkutan.

Seperti yang dikatakan Riza Falepi, dirinya mengakui jika pasokan air bersih sempat terhenti sejak siang di Kota Payakumbuh. Dirinya yang saat ini sedang berada di Jakarta dalam rangka keperluan dinas mendapatkan laporan dari staf, akunya.

Dari laporan tersebut, terkait persoalan belum duduknya hitungan harga air antara pihak PDAM dengan Sungai Kamuyang, Nagari asal air bersih tersebut. Akibatnya pasokan air sempat di stop oleh diduga oleh pihak asal air, ulas Riza

Mendapati laporan, dirinya langsung memerintahkan Dirut PDAM dan staf serta pihak terkait untuk segera menyelesaikan serta melakukan musyawarah demi kelancaran pasokan air ke rumah rumah warga.

” Sebagai Kepala Daerah kami bertanggung jawab dengan warga kami. Kita perintahkan siang ini juga Dirut PDAM serta pihak terkait lainnya  untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan jalan musyawarah agar tidak ada warga yang terzholimi,” ujarnya kepada awak media, Senin (6/08) malam.

Walikota Payakumbuh juga mengatakan kedatangannya ke Jakarta  juga terkait dengan persoalan pasokan air. Dia mendatangi Dirjen terkait untuk mengusahakan tambahan anggaran untuk pengadaan Water Treatment. ( Instalasi Pengolahan Air)

Diakui sejak beberapa tahun terakhir Payakumbuh kekurangan sumber pasokan air bersih. Salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air di rumah tangga warga adalah membangun Water Treatment di beberapa lokasi sehingga diharapkan, untuk 30 tahun kedepan tidak akan kekurangan air lagi, paparnya mengakhiri pembicaraan.

Terpisah, tepat pada pukul 21.00 WIb, Senin malam, di beberapa kawasan dalam Kota Payakumbuh, air kembali hidup dan berangsur mulai normal. Di lokasi air yang telah mulai hidup, seperti kawasan Kelurahan Padang Tiakar, mulai lega. Kecemasan serta kegalauan yang sempat menginggapi wajah wajah mereka mulai beganti dengan kelegaan.

Seperti yang dikatakan dan diyakinkan oleh salah seorang pihak PDAM yang berhasil diwawancarai oleh salah seorang rekan media, Aziz, menyebutkan jika pukul 21.00 WIB, dibeberapa lokasi air sudah mulai mengalir dan menyusul pada Senin malam ini juga kawasan kawasan lain.

Namun untuk beberapa waktu lebih kurang 30 menit sejak air mulai mengalir lagi, debetnya masih kecil. Ha itu dikarekan jika pipa utama penyaluran air PDAM ke konsumen belum begitu maksimal beroperasi sampai 30 menit kedepan. Namun setelah itu debet air akan kembali normal, tuturnya mengatakan melalui sambungan telepon seluler. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here