AKHIRNYA MAYAT IRFAN DI SERAHKAN KEPADA KELUARGANYA

SUMBARTIME.COM-Alm. Irfan (18) adalah mayat yang ditemukan tampa busana di kawasan danau Singkarak pada Kamis 5 April 2018 sekira jam 15.00 Wib lalu,  karena tidak memiliki identitas, Alm terpaksa disemayamkan di RSUD Solok, seraya menunggu upaya keras dari jajaran Polres Solok Kota untuk menemukan  keluarga atau kerabat dari Alm, dan berkat usaha itu serta dibantu oleh warga dunia maya (Facebook), akhirnya Alm dijemput oleh ibu kandungnya ke RSUD kota Solok sekira jam 13.45 Wib, Jumat 6 April 2018.

Irfan merupakan anak ke 3 dari 6 bersaudara, walaupun tidak tamat SD, namun sehari harinya  Alm bekerja sebagai  pedagang, dan menurut  Asni (46) ibu kandungnya, selama ini Alm tidak mengidap penyakit tertentu, tapi entah apa sebabnya, sejak Rabu 4 April 2018 sekira jam 16.00 Wib, Alm pergi dan ditemukan setelah menjadi mayat.

Iklan

Baca : MAYAT TANPA BUSANA DITEMUKAN TENGGELAM DI DANAU SINGKARAK

Almarhum dan ibunya tinggal serumah di Pakan Senayan, Jorong Bintungan, Kecamatan Padang Luar, kabupaten Agam.

” Saya pun tidak tau kenapa Irfan sampai kesana, dan biasanya apabila mau berpergian Irfan pasti pamit terlebih dahulu, dia anak baik dan sangat penurut ” tutur Asni seraya terus mengeluarkan air matanya.

Datangnya maut mengambil nyawa Alm Irfan, berawal saat Alm mandi di kawasan danau Singkarak tepatnya didekat Mushola Pasie Udang, nagari Saniangbakar, kecamatan X Koto Dibawah, Kabupaten Solok, Kamis 5 April 2018,  sekira jam 13.45 Wib.

Alm berenang menyisiri pinggir pantai dan hingga mengarah ketengah danau, disaat itu Alm sempat disapa oleh dua orang nelayan agar hati hati mandi sendirian dan jangan sampai ketengah danau, namun dari kesaksian dua orang nelayan yang sedang mencari ikan itu , Alm tidak mengindahkan nasehatnya,  dan terus berenag ke arah tengah  danau.

” Pandangan Kami tidak lepas dari Alm, dan sekitar 20 meter dari pinggir danau, kami melihat Alm sudah mulai kelelap kedalam air, kami pun berusaha akan menolong dengan cara berenang kearah Alm, namun karna jarak kami terlalu jauh kami tidak sempat menggapai nya, dan  Alm hilang kedalam danau ” tutur Yandri (33) salah seorang nelayan tersebut.

Karena menyaksikan kejadian tersebut, dua orang nelayan itu segera memberitahu warga setempat dan menghubungi pihak Polsek X Koto Dibawah yang diteruskan pada Polres Solok Kota.

Setelah Personil Polisi sampai di TKP pencarian pun dilakukan bersama masyarakat setempat dengan menggunakan sampan dan jaring ikan milik nelayan, dan akhirnya Alm Irfan ditemukan tampa busana dan tidak bernyawa lagi. Setelah melakukan evakuasi Alm dibawa ke RSUD Solok oleh pihak kepolisian, dan baru dijemput oleh keluargabya pada Jum’at 6 April 2018 sekira jam 13.45.

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan, saat dikonfirmasi Sumbartime.com, membenarkan bahwa Alm Irfan telah dijemput oleh pihak keluarganya, dan penyerahan jenazah dari pihak rumah sakit ke pihak keluaga Alm, disaksikan oleh Kapolsek X Koto Dibawah Iptu Agustiarman, dan Ilham,  Kepala Jorong Bintungan Kec. Padang Luar, Kab. Agam.

Saat menjemput Alm Irfan, pihak keluarganya tidak bersedia dilakukan Fisum atau Otopsi, dan mereka menerima kematian Irfan secara wajar dan tidak akan mempermasalahkannya, namun walaupun demikian untuk kelengkapan  administrasi, Kapolsek X Koto Dibawah melalui Kanit Reskrimnya, membuat surat pernyataan terkait hal tersebut dan ditanda tangai oleh ibu Alm diatas materai beserta saksi saksi yang ada, ungkap Kapolres yang bergelar Datuak Pandeka Rajo Mudo tersebut. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here