AIR BERSIH, PENERANGAN LAMPU JALAN, SERTA BUNYI PETASAN, MENJADI KELUHAN UTAMA MASYARAKAT KOTA SOLOK

SAFARI RAMADHAN

SUMBARTIME.COM-Berbagai macam keluhan terkait dengan pembangunan dan pelayanan yang disampaikan masyarakat kepada Tim VIII Safari Ramadhan kota Solok, menjadi bukti bahwa kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan selama ini, dan jelas hal itu harus dijadikan Pekerjaan Rumah (PR) oleh pemerintah daerah setempat.

Diantara keluhan yang disampaikan itu adalah masalah penerangan lampu jalan umum, masalah air bersih, masalah banjir, masalah sampah, dan masalah pembangunan infrastruktur lainnya.

Iklan

Pada safari Ramadhan hari pertama di Masjid Baiturahman Kelurahan VI Suku Kota Solok, Masyarakat yang menjadi Jamaah mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih yang mengalir kepemungkiman mereka, dan ironis walaupun pasokan air itu ada, namun kualitas air tersebut jauh dibawah standar air bersih, sebab katanya, air itu sangat berwarna karena bercampur dengan lumpur.

Keluhan serupa juga dilayangkan oleh Jamaah Masjid Al Firdaus dikelurahan KTK, Kota Solok, tepatnya pada Rabu, 23 Mei 2018, yang merupakan hari ketiga Safari Ramadhan yang dilakukan oleh Tim VIII tersebut.

Selain masalah air bersih, masyarakat yang menjadi jamaah Masjid Al Firdaus juga mengeluhkan Maslah penerangan lampu jalan yang tidak merata, masalah banjir yang telah menjadi langganan setiap musim hujan, serta masalah sampah yang disebabkan oleh kiriman sampah dari masyarakat daerah tetangga.

Dalam kunjungan Ramadhan yang telah dilaksanakan selama tiga hari oleh tim VIII Safari Ramadhan kota Solok tersebut, semua pengurus Masjid yang dikunjungi mengaharapkan agar pemerintah dapat untuk merenovasi atau melanjutkan pembanguan tempat ibadah yang mereka miliki itu.

Sementara itu kerasnya bunyi petasan yang melebihi bunyi pengeras suara yang ada di Masjid masjid tersebut, menjadi Maslah yang perioritas dan merata terjadi ditempat tempat ibadah yang ada, dan dikatakannya kenyamanan mereka dalam beribadah sangat terganggu.

Menyikapi hal tersebut, atas nama pemerintah kota Solok Tim VIII Safari Ramadhan daerah setempat, berjanji akan menyelesaikan dan mencarikan solusi yang bijak terhadap semua permasalahan yang terjadi.

Dan khusus untuk masalah kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah dimalam bulan Suci Ramadhan, Tim VIII yang juga terdiri dari dua orang anggota DPRD kota Solok, mengatakan akan segera memanggil instansi terkait untuk mempertanyakan hal tersebut, dan meminta pertanggung jawaban nya.

Dari liputan Sumbarrtime.com, selain menampung keluhan dan aspirasi masyarakat yang ada, Tim VIII Safari Ramadhan Kota Solok, juga memberikan bantuan berupa honor Buya atau mubalig sebesar 3 juta rupiah dipotong pajak, kepada semua Masjid yang dikunjungi, dalam hal itu diserahkan langsung oleh Kajari Solok, Aliansyah,SH.MH, yang merupakan ketua Tim VIII Safari Ramadhan kota Solok. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here