SUMBARTIME.COM-Entah apalah yang ada di dalam pikiran belasan ekor monyet yang berada dalam kawasan wisata Ngalau Indah ini. Rabu (15/4) pagi sekira pukul 10.00 WIB, belasan dari mereka turun dari habitatnya dan masuk serta menjarah bangunan Kantor Lurah Pakan Sinayan, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.
Diduga belasan ekor monyet tersebut dalam kondisi lapar sehingga nekad masuk ke dalam kantor mencari makanan. Namun sayangnya di dalam ruangan itu belasan monyet tersebut hanya menemukan tumpukan kertas serta alat kantor lainnnya.
Lantaran diduga kesal, belasan monyet yang masuk dengan niat mencari makanan melampiaskan emosi mereka dengan mengacak acak Alat Tulis Kantor (ATK) .
Peristiwa unik tersebut dibenarkan oleh dua orang staf kelurahan yang ketika peristiwa terjadi berada dalam ruangan Kantor Lurah. Menurut dua orang staf, Ayu dan Weni Lauza, saat belasan monyet masuk dan menjarah kantor mereka kabur ketakutan dan mengunci diri di ruangan arsip, tutur mereka.
Awalnya, belasan monyet yang berasal dari kawasan wisata Ngalau Indah tersebut hanya kumpul kumpul di halaman Kelurahan. Namun tak lama kemudian dengan dipimpin seekor monyet yang cukup besar, mereka masuk ke dalam kantor Lurah dan mengacak acak ruangan.
Beruntung peristiwa itu tidak sampai menimbulkan kerusakan berarti dari alat kerja kantor. Namun aksi para monyet tersebut membuat suasana cukup panik, papar dua staf kelurahan mengatakan.
Sementara kejadian unik tersebut mendapat tanggapan dari masyarakat sekitar. Warga mengatakan, jika belasan monyet yang menjarah Kantor Lurah itu adalah kawanan hewan yang berada di lokasi wisata Ngalau Indah. Biasanya para monyet itu mendapatkan asupan makanan dari pengunjung wisata.
Selain mendapatkan asupan makanan dari para pengunjung wisata, kawanan itu juga mendapatkan makanan dari sisa jajanan muris SDN 56 yang lokasi sekolahnya berada dekat kawasan Ngalau Indah.
Namun semenjak wabah Covid 19 merebak, objek wisata ditutup serta sekolah yang berada dekat kawasan diliburkan maka diduga kawanan monyet itu mengalami kelaparan hingga turun dari habitatnya mencari makanan ke dalam Kantor Lurah, ujar mereka. (aa)




















