Warganet Sebut Aksi Jambret Marak Terjadi di Payakumbuh

salah satu aksi jambret di payakumbuh (gambar berasal dari video rekaman cctv warga)

SUMBARTIME.COM-Dalam sebulan belakangan ini warga Kota Payakumbuh dan sekitarnya dikagetkan dengan aksi bandit jalanan yang mulai marak terjadi di daerah mereka. Aksi bandit jalanan berupa jambret tersebut dalam waktu belakangan ini marak terjadi dan menimpa kaum emak emak serta hampir merenggut nyawa salah satu korbannya.

Seperti yang diungkapkan dan diunggah ke sosial media oleh beberapa warganet dalam dua hari belakangan ini menyebutkan telah terjadi di beberapa titik lokasi kawasan Kota Payakumbuh aksi kejahatan jalanan berupa penjambretan serta tindakan penipuan yang diringi dengan kasus pencurian, ungkap mereka di masing masing akun medsos mereka.

Sebuah akun Facebook bernama @Intan FamilyShop, dalam unggahan di medos pada Selasa (12/7) kemaren menceritakan jika orang tuanya telah menjadi korban aksi jambret di kawasan jalan Tiakar- Payobasung, Payakumbuh Timur, sekira pukul 13.00 WIB. Menurutnya saat itu dirinya bersama ibunya berboncengan dengan menggunakan sepeda motor.

Sesampai di dekat Simpang Man 3 Kota Payakumbuh, tiba tiba muncul dua orang tak dikenal menggunakan kendaraan jenis Nmax dengan ciri ciri keduanya masih berusia muda dan salah satunya memakai celana pendek, berjaket warna hitam serta menggunakan helm, merenggut paksa gelang emas senilai 5 mas yang dipakai orang tuanya. Usai melancarkan aksinya, Kedua jambret tak dikenal itu langsung kabur membawa lari perhiasan gelang emas yang berhasil mereka renggut.

Akibat kejadian, korban langsung membuat laporan ke Polres Payakumbuh, bebernya. Ironisnya lagi saat masih dalam berada di kantor polisi, datang seseorang yang mengaku telah menjadi korban aksi penjambretan di hari yang sama sekira pukul 13.30 WIB yang membuat laporan sama jika dirinya juga telah menjadi korban aksi penjambretan di Kawasan Simpang Kasda seputaran Pasar Bertingkat Kota Payakumbuh. Dalam kejadian tersebut si korban juga mengaku telah kehilangan perhiasan emasnya senilai 5 mas yang berhasil direnggut oleh kawanan bandit jalanan dengan ciri ciri yang sama, ungkapnya di media sosial.

Sementara itu, di hari yang sama juga beredar sebuah rekaman video CCTV di media sosial terkait dengan aksi penjambretan yang menyebabkan korban terjatuh dari kendaraannya. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Padang Datar, Payakumbuh Barat, pada Selasa 13 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB dengan korbannya seorang guru pengajar dan beralamat di Kelurahan Piliang.

Dari rekaman CCTV yang berdurasi 22 detik dan telah viral tersebut terlihat seorang wanita terjatuh dari motornya di depan gudang barang bekas akibat dipepet dan dibegal oleh dua orang kawanan jambret tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motornya. Informasinya kedua kawanan jambret tersebut berusaha merenggut tas sandang milik korban. Beruntung saat terjatuh ke aspal jalan raya, tidak ada kendaraan besar yang melintas hingga nyawa korban selamat. Namun akibat kejadian korban mengalami luka luka. Adapun korban berhasil menyelamatkan tas miliknya dari pembegalan.

Sebelumnya masih informasi dari salah seorang warganet, pada hari Minggu tanggal 3 Juli 2022 kemaren juga telah terjadi aksi penjambretan terhadapa salah satu korban lainnya di kawasan Kelurahan Padang Tinggi. Dalam peristiwa tersebut, pelaku jambret juga berhasil merenggut dan membawa kabur perhiasan emas milik korbannya. Menurut warganet yang bernama akun @Julian Romel, diduga kawanan yang melakukan aksi di Padang Tinggi itu, sama ciri cirinya dengan pelaku aksi di depan gudang barang bekas Padang Datar dengan alasan dirinya sempat berusaha mengejar kawanan pelaku, tulisnya di sosial media.

Atas maraknya fenomena aksi bandit jalanan itu, warganet lainnya ramai ramai menulis di medsos meminta masyarakat lainnya terutama kaum emak emak agar waspada dan berhati hati saat berada di jalan raya. Mereka meminta agar saat sedang berendaraan roda dua seorang diri agar berhati hati dengan barang berharga milik mereka, tulis warganet beramai ramai. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here