Warga Guguk Limapuluh Kota Digegerkan Dengan Penemuan Jasad Bayi Yang Dibuang Ke Toilet Mesjid

penemuan jasad bayi yg dibuang oleh orang tuanya di toilet mesjid

SUMBARTIME.COM-Warga Jorong Pincuran Botuang, Nagari Guguak VIII, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (20/11) siang, sekira pukul 12.30 WIB, dikagetkan dengan penemuan mayat seorang bayi berjenis kelamin perempuan di toilet Mesjid Raya Guguak.

Mirisnya penemuan mayat bayi berjenis perempuan tersebut terjadi sejak Sabtu (17/11) pagi, beberapa hari kemaren. Namun Maspeldi (41) seorang garin Mesjid ditempat ibadah tersebut tak menyangka jika bungkusan kain sarung motif petak petak yang berada di dalam kantong plastik itu adalah sesosok tubuh manusia.

Iklan

Hal hasil garin mesjid yang menemukan bungkusan itu dan tak menyangka isinya adalah tubuh seorang bayi dengan polosnya memindahkan bungkusan itu disamping toilet Mesjid dekat sumur bor.

Pada  Selasa (20/11) siang, seorang remaja Mesjid bernama Adi Wadi (16) melihat seekor biawak mendekati bungkusan kain sarung yang terletak dalam kantong plastik tersebut. Merasa opensaran, Adi mendekati bungkusan itu dan mencoba membukanya.

Namun alangkah kaget dan terkejutnya dirinya saat melihat isi bungkusan itu. Saat terbuka, dirinya melihat badan seorang bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Melihat peristiwa itu, kontan Adi memberitahukankepada garin Mesjid dan warga sekitar terkait penemuan bayi yang terbungkus kain sarung dan kantong plastik.

Sementara itu Kapolsek Guguk, Iptu M. Arvi saat dikonfirmasi awak media membenarkan penemuan sesosok bayi berjenis perempuan tersebut. Menurutnya, setelah mendapatkan laporan dari warga, anggotanya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal serta mencarai barang bukti.

Sementara jasad sang bayi langsung dibawa ke Puskesmas Dangung Dangung dan kemudian di rujuk ke RSUD Ahmad Darwis Suliki.

Saat berada di lokasi, aparat menemukan beberapa barang bukti, berupa satu plastik warna biru tempat bungsuan bayi, satu helai kain sarung motif petak warna merah sebagai pembungkus jasad bayi, dan satu buah pembalut wanita bekas pakai.

Dugaan sementara, bayi malang itu dibuang oleh orang tuanya sebagai hasil dari hubungan gelap. Saat ini aparat masih meminta keterangan dari para saksi untuk mengetahui siap orang tua dari bayi malang tersebut, pungkas Iptu M. Arfi.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here