WAKO SOLOK ” PERANGI PAHAM RADIKALISME DAN TERORISME MULAI DARI RW DAN RT

SUMBARTIME.COM-Memerangi paham radikalisme harus dimulai dari bawah, seraya terus meningkatkan keamanan dan kinerja setiap instansi yang ada, dan peran serta masyarakat merupakan faktor utama untuk menyelesaikan masalah tersebut, ungkap asisten I pemerintah kota Solok, Nova Elfino.

Ungkapan itu disampaikan, disela kesempatannya mewakili walikota Solok, Zul Elfian,SH.M.Si sebagai Nara sumber dalam kegiatan Focus Grup Discussion (FGD), tentang ajaran paham radikalisme dan terorisme, Selasa, 28 Me 2018, di Aula Mapolres Solok Kota.

Iklan
Loading...

Selain walikota Solok, turut menjadi Nara sumber pada kegiatan itu, Kapolres Solok Kota, AKBP. Dony Setiawan, Dandim 0309 Solok, Letkol Arh Priyo Iswahyudi, dan bupati Solok Gusmal,ST.MM.

Dan sementara itu, peserta FGD berasal dari perangkat nagari dan desa yang ada di kabupaten Solok, RT RW se kota Solok, Ninik mamak, unsur pemuda, pemuka masyarakat, perwakilan Bundo Kanduang, perwakilan ormas kota dan kabupaten Solok, serta undangan lainnya yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu.

Dari realeas teks walikota Solok yang dibacakan oleh Nova Elfino, menerangkan, bahwa gangguan terorisme yang terjadi secara nasional, akan berimbas kepada ketidak nyamanan masyarakat secara menyeluruh, dan situasi itu merupakan peluang bagi kita bersama untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa paham Radikalisme merupakan paham yang sesat.

Berdasarkan daripada itu, walikota Solok mengajak, semua instansi terkait dan masyarakat yang berkompeten dikawasan tempat tinggalnya, untuk meningkatkan peran sertanya dalam memerangi terorisme yang semakin membahayakan tersebut.

Salah satu contoh kegiatan yang bisa dijadikan untuk hal tersebut adalah, memasyarakatkan kembali sistim Pos Kamling, dengan tujuan untuk memperketat atau melakukan filterisasi bagi siapa saja yang masuk kedaerah itu pada malam hari.

Dan selain itu, untuk perangkat nagari atau RT dan RW yang ada, harus melakukan pendataan ulang terhadap masyarakatnya yang ada, seraya memasang plang berupa himbauan yang mewajibkan untuk setiap tamu yang datang melapor dalam waktu satu kali dalam dua puluh empat jam.

” Saya yakin upaya tersebut akan mampu untuk menekan aksi aksi yang mengarah kepada kejahatan terorisme dan paham Radikalisme ” ungkap Nova Elfino mengakhiri.

Dari liputan Sumbartime.com, disela kegiatan itu, Kapolres Solok kota membagikan stiker yang berisikan himbauan atau penentangan terhadap teroris dan paham Radikalisme, dan diharapkannya stiker itu diperbanyak atau dibuat dalam bentuk lain dan disebarkan ditengah tengah masyarakat. (Gia)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here