Viralkan, Selamatkan Sauqi Bocah Malang ini Dari Kematian!!

SAUQI BOCAH MALANG PENDERITA PEMBENGKAKAN OTAK

SUMBARTIME.COM-Dalam sebuah grub facebook, salah satu anggota keluarga dari Sauqi  Putra Dylan (3) bocah asal Lubuak Alai Kecamatan Kapur IX , yang menderita penyakit pembengkakan di otak dan sedang dirawat di RSUP M.Djamil Padang, mengeluh dengan kondisi yang mereka alami.

Adalah Kiki Ayunda dalam curhat serta keluhannya terkait nasib Sauqi yang semakin menurun. Sementara biaya perawatan di rumah sakit tersebut kian membengkak.

Iklan

Pihak keluarga telah berusaha untuk mengurus BPJS untuk sang bocah malang tersebut. Namun entah apalah gerangan, tapi yang pasti pihak keluarga telah gagal mengurus BPJS untuk Sauqi.

Kami berharap agar bapak ibuk para pembaca bermurah hati mengulurkan tangan untuk memberikan bantuan kepada pihak keluarga yang dalam kondisi terjepit tersebut. Dan kami juga berharap agar para pembaca bisa memviralkan dan membagi berita ini kepada teman dan saudara handaitolannya yang lain. Mari Kita Selamatkan Sauqi Semoga Allah meridhoi usaha kita ini.

Berikut kami lampirkan curhatan hati Kiki Ayunda orang tua dari Sauqi Putra Dylan..

Kondisi anak saya Sauqi…(yang diberitakan sebelumnya).. Masih dalam keadaan koma.. Dan kondisinya terus menurun… Sudah dirawat di RS. M. Jamil padang… 
Tagihan sudah 11 Juta untuk ..(5 hari jalan) belum masuk hari ini… Kami mendaftar bpjs mandiri tgl 16 juli 2018.. Dan aktif baru tanggal 30 juli 2018… Sedangkan saya membawa sauqi dari RS. Adnan WD masuk ke RS. M. Jamil jam 18.47 hari rabu tgl 25 juli 2018…

Saya bertanya pada pihak rumah sakit 
(Apakah saya bisa menggunakan bpjs, sedang bpjs saya dalam masa pengurusan?) 
Pihak rumah sakit : bisa buk tp harus diurus 3 x 24 jam Hari kerja…

Oke, dalam fikiran saya yang orang bodoh ini, yang 3 x 24 jam itu adalah dari hari rabu 25 juli 2018 jam 18.47 sampai kamis 26 juli 2018 dihitung hari pertama… Jumat 27 juli 2018 jam 18.47 dihitung hari kedua.. Sabtu dan minggu 28-29 juli 2018 hari libur dan tidak dihitung.. Berarti HAri senin 30 juli 2018 jam 18.47 adalah hari ke tiga…. Itu menurut saya…

Kemudian pagi senin sekitar jam 9.00 pagi saya membawa syarat kepengurusan bpjs ke rumah sakit.. Dan saya ditolak karena sistem bpjs nya tertutup… Kemudian saya disarankan ke bpjs… Dan saya ditemani kak Des dari Kemenkum Ham menemui bpjs… Ternyata hari rabu dari jam 18.47 dihitung satu hari kerja… Dan 3 x 24 jam yang diumumkan itu habis hari jumat… Tgl 27 juli 2018… 
Berarti ini. BUKAN 3 X 24 JAM… 
TAPI HITUNG TANGGAL..

hari ini saya bersama bapak wan dari humas rumah sakit juga berjuang untuk mengklem bpjs dengan menemui pihak atasan rumah sakit… Namun pihak rumah sakit tidak bisa berbuat apa2 karena itu kebijakan bpjs… Sedangkan saya hanya karyawan swasta yang menafkahi ayah dan ibu saya serta sauqi yang tinggal bersama kami… Ayah sauqi masih hidup namun hanya seorang petani. Bahkan untuk bertemu anaknya saja hanya bisa 1 kali seminggu lantas harus bekerja ke ladang orang…. Bagaimana kami bisa membayar tagihan rumah sakit???

Dengan kondisi anak kami yang koma, tidak mungkin dipulangkan, dan tidak diizinkan dokter pulang.. Akibat nya Sangat fatal.. Infusnya saja sudah di pasang di kepala…

Hari ini saya minta tolong kepada seluruh rakyat indonesia, yang membaca postingan saya, atau siapapun diluarsana yang bisa membantu saya.. Tolong bagikan postingan saya..

Saya minta kebijakan dari bpjs, saya minta sedikit toleransi… Ini sama saja dengan pembunuhan… Kalau tidak bisa juga… Silahkan bapak atau ibu pemimpin bpjs atau yang terhormat Bapak Presiden Jokowi… Silahkan datang ke rumah sakit m. Jamil… Silahkan bapak atau ibuk yang mencabut alat dibadan sauqi.. Jika dia hidup kami akan masukan lagi ke ugd dan pakai bpjs.. Jika dia mati kami akan mengubur jasad anak kami, itu pun jika diperbolehkan membawa jasadnya pulang karena tidak bisa membayar tagihan rumah sakit… Mohon tulisan saya dibagikan dan disebarkan… Terimakasih… Disini tidak hanya saya yang mengeluh… Ada satu pasien lagi di Rs. M. Jamil ini yang kasus nya sama seperti saya…. Bagi media silahkan diliput, silahkan diberitakan. Saya sudah dapat izin dari humas rumah sakit….

Untuk Konfirmasi klik link ini 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here