Viral Video Gank Moge Keroyok Anggota TNI Aktif di Bukittinggi

gambar cuplikan video viral penganiaan anggota tni oleh gank moge

SUMBARTIME.COM-Sebuah video kasus dugaaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan gank motor gede ( Moge) terhadap seorang anggota TNI aktif terjadi di Kota Bukittingi, Jumat (30/10).

Video yang diunggah di akun Instagram @tnilovers18 telah membuat geger warga Bukittinggi dan sekitarnya. Banyak warga yang menyesalkan tindakan arogan yang dilakukan oleh gank Moge asal luar Sumatera Barat itu terhadap pengguna jalan raya lainnya.

Iklan

Dalam video yang diunggah dan dibagikan oleh para nitizen lain di sosial media itu, terlihat seorang pria yang kemudian diketahui merupakan seorang anggota TNI AD bernama Sesan Dua (Serda) Yusuf bertugas di kesatuan Intel Kodim 0304/Agam terlihat dikejar dan didorong oleh anggota gank moge hingga terjatuh.

Saat dalam kondisi masih terjatuh dan tersungkur itulah terlihat ada sebuah kaki bersepatu menendang bagian kepala korban. Selain itu juga terlihat salah seorang anggota gank motor luar Sumbar tersebut menekan bagian tubuh korban sambil mendudukinya.

Menurut @tnilovers18 peristiwa itu terjadi di simpag Tarok, Kelurahan Tarok, Bukittnggi pada pukul 16.40 WIB. Adapun kronologinya masih penuturan akun@tnilovers18 adalah sebagai berikut;

“Sekitar pukul 16.40 WIB Serda Mistari bersama Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat melintas Jln. Dr Hamka Kel. Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

View this post on Instagram

SUMBARTIME.COM-Sebuah video kasus dugaaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan gank motor gede ( Moge) terhadap seorang anggota TNI aktif terjadi di Kota Bukittingi, Jumat (30/10). Video yang diunggah di akun Instagram @tnilovers18 telah membuat geger warga Bukittinggi dan sekitarnya. Banyak warga yang menyesalkan tindakan arogan yang dilakukan oleh gank Moge asal luar Sumatera Barat itu terhadap pengguna jalan raya lainnya. Dalam video yang diunggah dan dibagikan oleh para nitizen lain di sosial media itu, terlihat seorang pria yang kemudian diketahui merupakan seorang anggota TNI AD bernama Sesan Dua (Serda) Yusuf bertugas di kesatuan Intel Kodim 0304/Agam terlihat dikejar dan didorong oleh anggota gank moge hingga terjatuh. Saat dalam kondisi masih terjatuh dan tersungkur itulah terlihat ada sebuah kaki bersepatu menendang bagian kepala korban. Selain itu juga terlihat salah seorang anggota gank motor luar Sumbar tersebut menekan bagian tubuh korban sambil mendudukinya. Menurut @tnilovers18 peristiwa itu terjadi di simpag Tarok, Kelurahan Tarok, Bukittnggi pada pukul 16.40 WIB. Adapun kronologinya masih penuturan akun@tnilovers18 adalah sebagai berikut; “Sekitar pukul 16.40 WIB Serda Mistari bersama Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat melintas Jln. Dr Hamka Kel. Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Dari kejauhan terdengar suara sirene mobil Patwal Polres Bukittinggi, mendengar suara sirene tersebut Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson. Setelah habis rombongan Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim, namun dari belakang datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh. berita selengkapnya cek link bio @sumbartime #sumbar #sumbartime #bukittinggi #moge

A post shared by sumbartime.com (@sumbartime) on

Dari kejauhan terdengar suara sirene mobil Patwal Polres Bukittinggi, mendengar suara sirene tersebut Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah habis rombongan Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim, namun dari belakang datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh.

Karna kejadian tersebut Serda Yusuf mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson tersebut, namun setelah berhenti rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan mengeroyok Serda Yusuf dan Serda Mistari.

Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak.

Seketika dengan kejadian tersebut, masyarakat ramai dan ada yang sempat merekam video kejadian tersebut dan melerai pemukulan terhadap 2 (Dua) orang tersebut oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah dilerai masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi, sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam.”

Sementara itu, dikutip dari SINDOWNEWS.com, Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi saat dikonfirmasi MNC Media membenarkan informasi adanya kejadian pengeroyokan yang dialami oleh kedua anak buahnya tersebut. “Ya benar memang mereka anggota Intel Kodim 0304/Agam, ” kata Letkol Arh Yosip Brozti Dadi singkat.

Selain mengunggah video pengeroyokan anggota gank moge itu, @tnilovers18 juga menunggah video permintaan maaf yang dilakukan oleh gank moge tersebut di kantor polisi pada malam harinya.

Pemilik akun instagram juga memberikan komentar dan caption dengan menuliskan; “Bang jago nya lagi minta maaf nih.
Harapan kami semoga tidak berakhir dengan permintaan maaf saja. Tapi proses hukum harus tetap berlanjut.
@tnilovers18
(tim)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here