Sumbartime – Sebuah insiden mengguncang media sosial di Payakumbuh seorang anak bernama Zidan, yang seorang pelajar ditemukan tak sadarkan diri. Informasi dari penjaga sekolah, Erwin, menyampaikan bahwa Zidan telah dibawa ke Puskesmas Payolansek Payakumbuh dalam kondisi tidak sadar.
Seorang pelajar di Payakumbuh, yang diketahui murid di Sekolah Dasar (SD) 14 Pakan Sinayan, diduga menjadi korban perundungan oleh sejumlah teman sekolahnya. Murid yang berada di kelas 2 ini mengalami pingsan tak sadarkan diri sejak Senin (22/4) yang lalu, ditemukan sadar pada Kamis (25/4) setelah dirawat di RS Universitas Andalas (Unand) Kota Padang.
Menurut keterangan dari orang tua korban dalam pesan diterima Sumbar time mengungkapkan anaknya mengalami pingsan dan mengeluarkan cairan putih dari mulutnya akibat dugaan perundungan di sekolah. Keluarga korban mendapat laporan dari pihak sekolah bahwa anaknya telah pingsan dan sedang dirawat di puskesmas.
Setibanya di puskesmas, Zidan ditemukan dalam kondisi pingsan dan kejang. Anaknya kemudian dirujuk ke RSUD Adnan WD Payakumbuh untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Meskipun hasil pemeriksaan SCEN menunjukkan bahwa tidak terdapat cedera fatal, Zidan direkomendasikan untuk dirujuk ke RS UNAN Padang karena adanya pembengkakan dan pendarahan di kepala.
Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya dan Sekretaris Daerah datang untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga Zidan. Mereka menegaskan bahwa pihak sekolah dan dinas pendidikan akan menanggung segala biaya perawatan Zidan.
Lebih lanjut Keluarga Zidan menuntut penjelasan yang lebih jelas dan transparan mengenai kondisi anak mereka serta hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. Mereka berharap agar pihak rumah sakit dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendukung proses pemulihan Zidan dengan baik.



















