• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Cerbung

TIKAM SAMURAI 168

Sumbar Time by Sumbar Time
21 Agustus 2021
in Cerbung, Tikam Samurai
A A
0
0
SHARES
123
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-“Well,Tuan.Saya tidak punya waktu untuk anda.Jika anda tidak ada pengaduan apa-apa,saya harap anda menghindar dihadapan saya.Anda menghalangi orang lain yang ingin mengadu.Menghindarlah sebelum saya lempar dengan telepon ini…”

ADVERTISEMENT

Muka si Bungsu jadi merah,polisi taik apa ini pikirnya.kasar dan kurang ajar. Kertas yang sudah dia isi dengan beberapa kata dia coret dengan kasar.Lalu dengan penuh kekesalan dia tulis beberapa kalimat.
“LU benar-benar polisi judes dan jelek.Lapar kok menjadi kasar,datang ke hotelku nanti ku beri makan sampai buncit...”

ADVERTISEMENT

Lalu menghempaskan kertas pengaduan itu didepan meja polwan itu,kemudian balik kanan.Pergi dengan hati bengkak dan muak.Lalu menyetop taksi diluar.Naik dan menyuruh jalan.
“Kemana tuan..?”
“Kemana saja…”

Sopir taksi itu tidak bertanya lagi,dia sudah teramat sering mendengar kalimat tersebut dari penumpangnya.Dia tahu harus membawa kemana penumpang yang berkata demikian.Dia bawa penumpang tersebut ke segala penjuru,kemudian berhenti didepan sebuah restoran.

BacaJuga

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021

“Disini ada makanan laut yang enak sekali,ada udang,kepiting,ikan.Semuanya masih segar,anda tinggal pilih dan tinggal menunggu sebentar dan disini juga ada nasi,Anda dari salah satu negara di asia bukan?”

“Benar saya berasal dari asia,anda bermata tajam…”
“Terima kasih,saya pernah bertugas di vietnam selama sepuluh tahun.Saya mengenal beberapa orang asia.Anda dari malysia atau Indonesia?”

“Ah,Anda menebak benar sekali.Saya dari Indonesia..”
“Indonesia,Hmm..Negeri yang indah.Saya pernah cuti sepekan di negeri anda,saya turun dijakarta sehari dan di bali sepekan.Negeri yang indah meski penduduknya miskin,Maaf..”

“Anda benar,Apakah anda ingin menemani saya makan?”
“Terimakasih,saya membawa makananan sendiri…”
Si Bungsu senag dengan sopir taksi ini,Dia ingin dapat kawan dikota ini,Siapa tahu dari dia dapat informasi tentang Michiko atau jejak pembunuh Tongky.

“Marilah kita makan,saya traktir anda..”Sopir itu tertawa,kemudian mereka turun.masuk keretoran itu dan naik ke lantai dua.Si Bungsu memesan sepiring udang goreng,sopir itu memesan sejenis ikan kerapu berukuran besar.
“Anda berasal dar negeri ini.?”

“Ah,maafkan kita belum berkenalan.Nama saya Malcolm.Henry malcolm..” sopir separuh baya itu mengulurkan tangan nya pada si Bungsu yang duduk didepannya.Si bungsuu menjabat tangan nya sambil menyebutkan namanya.

“Ya,saya berasal dari negeri ini.tapi dari wilayah agak selatan.Sebuah kampung miskin bernama Palm Knock.Penduduk dari sana kebanyakan jadi buruh disini. Tentang negeri anda itu Indonesia,adalah negeri yang indah.Komunis cukup berkuasa disana ya?’
“Ya,komunis cukup banyak.Bukan berkuasa…”

“Sama saja.maksud saya disini pun ada partai komunis.Dan itu legal,hanya disini mereka tidak punya posisi.hanya partai minoritas,Tak masuk hitungan. Anda sudah berapa lama disini?”
“Baru sebulan lebih…”
“Wow..Baru benar,Selamat datang….”

Namun selesai makan dan si Bungsu menceritakan tentang kematian tongky,Negro yang matio disebuah hotel di Dallas itu adalah temannya,sopir itu terlihat jadi berubah sikap.Dia nampak agak takut.

“Maaf saya tak bisa membantu anda,walau ingin benar.Anda berhadapan bukan dengan manusia,Anda berhadapan dengan sindikat Iblis.Mereka tidak segan -segan menembak pastor atau kanak-kanak sekalipun.!”
Si Bungsu akhirnya kembali kehotel.Tidur karena lelah berpikir,apa daya dia untuk memulai pencarian?

Beberapa hari kemudian.Dia sedang menoton televisi tentang keterlibatan amerika Dalam perang Vietnam,ketika didengarnya pintu kamar diketuk.Dia bangkit membuka pintu.Seorang wanita cantik berdiri didepan pintu,Hmm.. Paling-paling menawarkan untuk menemani tidur,pikirnya.
“Maaf,saya tidak memesan..”katanya sambil menutup pintu.

Namun pintu itu ditendang wanita tersebut,si Bungsu kaget kerana tendangan itu cukup kuat dan muka wanita itu merah mendengar ‘penolakan’ si Bungsu.!
“Kalau anda tidak memesan saya,saya tidak akan muncul disini.Anda yang menulis di kertas ini bukan?”ujarnya sambil melempar secarik kertas ke muka si Bungsu,lalu melangkah masuk.

Si Bungsu ngeri melihat nekatnya wanita ini.Ini pasti semacam rencana pemerasan,pikirnya.
“Kapan saya memesan anda,nona?”katanya dengan suara agak ditahan,masih mencoba bersopan-sopan karena yang dia hadapi adalah wanita.

“Baca kertas itu,itu tulisan tangan anda bukan?”ujar wanita cantik berbau harum itu setelah berada dikamar dan tumitnya menghantam pintu hingga tertutup.

Si Bungsu masih menatap perempuan itu.Ini perangkap pikirnya,pasti!Dia menatap perempuan yang menyelonong masuk kekamarnya dan duduk di sofa tanpa disilakan.Perempuan cantik itu juga menatapnya.Si Bungsu mau tak mau menatap kertas yang dilempar ke dia tadi.

Ya,tulisan di kertas itu memang tulisan nya,Asli!Dia heran,inikan kertas laporan yang tak jadi dibuatnya beberapa hari lalu di kantor polisi dan dia banting di meja seorang polwan yang judesnya selangit itu.Kok bisa jatuh ketangan wanita ini.?

“Y..ya ini tulisan saya.Tapi ini kan..”bicara nya terputus saat dia menatap tepat-tepat ke wanita itu.Samar-samar ingatanya kembali membayangkan wajah polwan yang ada i polsek tersebut.Samar-samar wajah polwan itu terbayang lagi.

“Ya tuhan,inikan polwan yang ada di polsek tersebut?”Wanita itu yang penampilan nya jauh berbeda di banding saat dia bertugas di polsek dimana dia bertugas,hanya menatap dia dengan diam.Tentu saja polwan itu dengan mudah menemukan hotel dan kamarnya,karena memang dia yang menuliskan nya di form pengaduan.

Walau telah dia coret tentu tulisan itu tidak hilang.tulisan yang di coret dan ditambah dengan tulisan “Lu benar-benar polisi judes dan jelek,lapar jadi alasan buat marah-marah.datang saja ke hotelku akan ku kasih makan sampai buncit..!”

Si Bungsu gelagapan,sungguh mati,dia menulis begitu di formulir karena dia kesal.Karena niat untuk menemukan pembunh tongky tidak tercapai.Namun bagaimanna pun tulisan itu memang salah.
“Maaf,saya benar-benar menyesal tentang apa saya tulis itu..”ujar si Bungsu perlahan.
“Saya datang mau makan sampai buncit..”ujar polwan itu datar.

“Maafkan tulisan saya yang  tidak senonoh itu..”
“Well,Anda datang kekantor polisi dengan maksud tertentu.Anda teman lelaki yang bernama Tongky yang terbunuh didepan hotel ini.

Kepolisian menugaskan saya untuk membantu anda secara diam-diam,karena anda baru dikota ini. Bantuan diam-diam ini diberikan karena organisasi klu klux klan itu amat kuat dan brutal.sebelum kita bahas tentang kematian teman anda,kita kerestoran dulu,saya ingin makan sampai buncit..”

Muka si Bungsu merah karena kembali disindir dengan apa yang dia tulis di kertas itu.Kendati demikian dia tatap Polwan itu.Dia benar-benar tak membayangkan kalau wanita yang menendang pintu nya adalah polwan “Judes dan Jelek” hari itu.Dia terkejut ketika polwan itu bicara.

“Kenapa anda melongo,ada yang salah?”
“Waktu di kantor polsek itu kok cantik..”
“Sekarang lebih cantik lagi bukan …”kata si polwan.
Si Bungsu mati kutu,jalan pikirannya ditebak wanita itu.Tapi si Bungsu mana mau kalah.

“Siapa bilang lebih cantik?”
“Lalu?”
“Anda amat pas kalau jadi bintang film..”polwan itu tersenyum.
“Bintang film Drakula..”sambung si Bungsu cepat.
Kini mau tak mau,polwan itu yang mati kutu.

“Saya,benar-benar minta maaf.Karena tadi tidak mengenal anda.Penampilan anda sangat berbeda dari saat berdinas..”ujar si Bungsu sambil mengulurkan tangan.Mereka berkenalan dan naik kerestoran hotel di lantai 12.Polisi wanita itu bernama Angela.Mereka mengambil tempat di dekat kaca lebar dari mana mereka bisa memandang sebagian kota Dallas.

“Maaf kekasaran saya dikantor beberapa hari yang lalu…”Gadis itu membuka pembicaraan.
“Soalnya,saya benar-benar lelah dan jengkel.semua persoalan ditimpakan kesaya.Maksud saya penugasan penerima telepon itu merupakan hukuman buat saya.Saya menolak menangani kasus perkosaan,soalnya terlalu sadis.Tapi siang tadi merupakan penugasan terakhir saya…”

“Apakah mengakhiri hukuman..?”
“Ya dan sekaligus dapat cuti sebulan.Sudah tiga tahun saya menantikan cuti besar ini.Dan itulah mengapa saya ingin tugas saya hari selesai dengan cepat.Dan saya mujur dihari pertama saya cuti anda mengundang saya….”
Mereka bertatapan,Si Bungsu tersenyum,,polwan itu juga tersenyum.Polisi berpangkat letnan itu paling-paling baru berumur dua puluh tiga tahun.

“Kenapa menatap saya terus…”
“Soalnya anda amat cantik,nona.Saya tak dapat membayangkan betapa anda menghadapi tugas berat sebagi polisi ditempat anda bekerja.Gadis seusia anda, harusnya menempuh satu dari dua jalan.Pertama jadi istri seorang jutawan, kedua pacaran dengan anak-anak orang kaya.

Bertamasya dari satu pantai kepantai lain..”wajah Angela bersemu meerah.
“Anda merayu saya …”ujarnya dengan senyum.
“Adalah bodoh,ada lelaki yang ada didepan anda tidak berusaha merayu anda…”
“Anda membuat saya kikuk..Mmm,apakah anda tahu penyebab kematian anda itu?”Si Bungsu menarik napas panjang kemudian menjawab.

“Karena dia seorang Negro..”
“Karena dia Negro dan koran memberitakan dia sebagai pahlawan setelah dia dia berhasil memberi isyarat kepada pasukan Amerika.Yang meyebabkan sepasukan tentara bisa membebaskan pesawat dari pembajakan..”Angela mmenyambung.

“Untuk itu anda datang kekantor polisi,untuk mengetahui alamat pembunuh itu..?”i Bungsu menatap gadis itu,kemudian mengangguk dan Angela juga menatapnya.

“Apa yang anda perbuat kalau sudah mengetahui alamat pembunuhnya?”
“Saya akan membunuh dia pula..”suara si Bungsu terdengar pelan namun pasti.Gadis itu yakin kalau lelaki didepannya ini bukan lelaki sembarangan.Ada sesuatu yang tersembunyi di balik sikapnya yang tenang ini.Di balik matanya yang bersinar lembut.

Namun apalah arti sesuatu”Yang luar biasa”itu jika dibanding dengan sebuah organisasi maut bernama Klu klux klan.?Dia jadi kasihan terhadap lelaki ini.namun dia tidak ingin menyakitinya dengan mengatakan bahwa mustahil untuk menyentuh pembunuh temanya itu.

“Barangkali membutuhkan kerja keras untuk menemukan pembunuh teman anda itu..”
“Saya tahu,untuk itulah saya datang kekantor polisi waktu itu…”
“Anda berharap disana ada alamat mereka?”
“Ya,bukankah polisi mencatat identitas mereka?”

“Benar,tapi perlu anda ketahui bahwa alamat yang dia berikan adalah palsu…”
“Kalau begitu,saya ingin menemui kedua polisi gadungan itu,menyakan sendiri pada mereka…”
“Mereka sudah dibebaskan…”
“Di bebaskan?”

ADVERTISEMENT

“Ya,mereka dibebaskan karena ada yang menjaminnya dengan membayar lima ribu dolar…”
“Dibebaskan,padahal dengan tuduhan pembunuhan?”

“Di sini berlaku azas hukum Praduga tidak bersalah,artinya sebelum putusan perkara di putuskan pengadilan,maka pelakunya dianggap tidak bersalah.Dan lagi pula yang membunuh teman anda itu bukan mereka…”
“Tapi mereka mengetahui siapa pembunhnya..”
“Di negeri ini banyak yang bisa diatur….”Mereka terdiam.Lalu Angela berkata lagi.

“Saya tahu anda ingin mencari mereka,Barangkali saya bisa membantu anda mmenemukannya.Karena saya tahu dimana orang seperti mereka berkumpul….”
“Terima kasih Nona….”

“Panggil saja nama saya Angel….”
“Terima kasih angel…”
“Kapan anda ingin mencari mereka?”
“Begitu anda beritahu saya,dimana bisa menemukan mereka…”
“Kita akan pergi berdua…”si Bunsu tertegun.

“Maaf,saya tidak bermaksud mengganggu waktu libur anda,sebutkan saja alamatnya.Saya akan mencari sendiri..”Angela tersenyum.
“Saya di beri cuti panjang untuk membantu anda.Alamat mereka tidak disebuah tempat.Akan sulit menemukamya kalau anda tidak mempunyai penunjuk jalan…Bersambung..

ADVERTISEMENT
Previous Post

SAFARI : Reformasi Birokrasi Demi Kualitas Layanan Publik

Next Post

BNNP Sumbar Ringkus 2 Pengedar Narkoba, Pengendali Sindikat Napi dari Lapas

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Cerbung

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 257

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 256

22 Agustus 2021
Next Post
BNNP Sumbar Ringkus 2 Pengedar Narkoba, Pengendali Sindikat Napi dari Lapas

BNNP Sumbar Ringkus 2 Pengedar Narkoba, Pengendali Sindikat Napi dari Lapas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

12 Mei 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026
Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

6 Mei 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026

Berita Terbaru

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

Dari Palmerah untuk Bukittinggi, PJS Belajar ke Tempo, Membawa Misi Jam Gadang Menuju Panggung Nasional

12 Mei 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026
Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

Peringati Hardiknas 2026, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Apresiasi Gebrakan Kapolda Sumbar di Kampus UIN IB

6 Mei 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.