BNNP Sumbar Ringkus 2 Pengedar Narkoba, Pengendali Sindikat Napi dari Lapas

para pelaku narkoba diamankan BNNP Sumbar

SUMBARTIME.COM-Badan narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumbar, ungkap jaringan bisnis narkoba jenis ganja kering yang dikendalaikan dari balik Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

Selasa 29 September 2020, dalam keterangan persnya Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Drs Khasril Arifin, mengungkapkan jika pihaknya berhasil mengungkap sindikat pengedaran narkoba jenis daun ganja kering yang dikendalikan oleh seorang napi dari bilik penjara, paparnya.

Iklan

Tidak tanggung tanggung, seberat kurang lebih 58 Kg, ganja kering siap edar beserta 3 orang para pelakunya berhasil mereka amankan.

Di jelaskan, kasus berawal dari Pihak BNNP Sumbar mengamankan seorang pelaku inisial JI (28) warga Jorong Kamang Abadi Nagari Kamang, Kabupaten Sijunjung berdasarkan infomasi akan adanya peredaran narkoba jenis Ganja kering dari Bukittinggi, ke Kabupaten Sijunjung.

Dari penangkapan JI pada Rabu 5 Agustus 2020 sekira pukul 22.30 WIB, di kawasan Jorong Sumpadang, Nagari Palaluar ini, BNNP berhasil menyita barang bukti ganja kering seberat 22 Kg.

Hasil pengembangan kasus, didapat sebuah nama lagi, yakni inisial EAK (30) warga asal Jawi-jawi, Jorong Pasa Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam. Pelaku ke dua ini ditangkap di kawasan Simpang Tiga, Terminal Kiliranjao, Sijunjung, Kamis 6 Agustus 2020 sekitar pukul 01.45 WIB, dini hari.

Dari keeterangan EAK ini, BNNP Sumbar mendapatkan informasi jika barang haram jenis ganja lainnya disimpan di kawasan Simpang Bukit Nagari Bukik Batabuh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. Tanpa membuang waktu Tim BNNP meluncur ke lokasi.

Di lokasi kembali ditemukan paket ganja kering seberat 36 Kg yang terbungkus dengan lakban warna kuning dan tersimpan dalam karung goni. Saat dilakukan intrograsi dari keduanya terungkap satu nama pengendali barang haram yang diduga dari Penyabungan Sumatera Utara itu berasal dari warga penghuni Lapas Pariaman yang berinsial IS (28) warga Nagari Tiku Utara, Tanjung Mutiara Agam.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Lapas Pariaman, pertugas menjemput IS dan membawanya ke BNNP Sumbar. Pelaku IS yang merupakan narapidana dalam kasus narkoba ini didapat pengakuan jika dirinyalah pengendali ganja kering siap edar tersebut.

Adapun selain berhasil mengamankan barang bukti narkoba, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit sepeda motor, 4 unit ponsel, dan satu ATM, papar Khasril Arifin menerangkan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here