Tiga Nyawa Adik Kakak Terenggut Pada Peristiwa Kecelakaan Maut Di Situjuh Limapuluh Kota

Gambar kecelakaan maut di Situjuh Padang Ambacang

Sumbartime-Kecelakaan maut yang terjadi di Kawasasan Situjuh Padang Ambacang, Kabupaten LimapuluhKota, Senin (26/02) malam, sekira pukul 18.45 WIB, merenggut 3 nyawa kakak adik.

Ketiga kakak beradik tersebut, masing masing Wulan (14), Danil (12) dan Cika (5) warga Lingkungan Tarok Kelurahan Tigo Koto Diateh, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh tersebut, tewas setelah motor yang mereka kendarai dengan plat nomor BA 6785 EJ bertabrakan dengan mobil L300 dengan plat nomor BM 8842 GA, jalan raya Situjuh Padangambacang, Kabupaten LimapuluhKota.

Iklan

Dari informasi yang berhasil dirangkum di rumah duka, menurut keterangan warga, Senin (26/02) malam, kejadian bermula saat ketiga korban hendak pulang ke rumah orang tua mereka kawasan Kota Payakumbuh.

Ketiga korban, yang baru saja mengunjungi rumah nenek mereka di Situjuh, pulang berboncengan dengan sepeda motor. Namun sesampai di TKP, dari arah berlawanan muncul sebuah mobil L300 yang diduga milik sebuah depot air minum merek Cahaya Bening.

Saat itu mobil L300, tersebut berusaha menyalip sebuah kendaraan di depannya. Namun tak disangka, sebuah sepeda motor yang diboncengi oleh tiga orang adik kakak tersebut juga melaju cukup kencang dari arah berlawanan. Saat itu diduga sopir mobil L300 tidak melihat kedatangan sepeda motor milik ketiga korban karena minimnya penerangan dari kendaraan korban, sehingga sopir hilang kendali dan terjadilah tabrakan maut tersebut.

Akibatnya, Wulan dan Cika tewas meregang nyawa di lokasi, sementara Danil tewas dalam perjalanan menuju RSUD Adnan WD Payakumbuh. Setelah beberapa saat ketiga jenazah berada di rumah sakit, selanjutnya pihak keluarga membawa mereka pulang ke rumah duka.

Dari tambahan informasi, Wulan merupakan seorang pelajar di MTSN, sementara Cika merupakan murid TK-PAUD, adapun Danil sudah putus sekolah.

Sementara itu, Dt Rajo Montiko Alam, Tokoh Niniak Mamak Koto Nan Gadang yang juga merupakan salah satu anggota DPRD Payakumbuh, saat ikut membezuk ke rumah duka, secara pribadi dirinya mengucapkan berlangsungkawa dan ikut merasakan kesedihan yang sama terhadap keluarga korban.

Menurutnya, ketiga korban berdasarkan informasi pihak keluarga akan dimakamkan pada Selasa (27/02). Direncanakan atas nama sebagai Niniak Mamak orang Koto Nan Gadang, beliau akan hadir pada prosesi pemakaman nanti, ujarnya kepada awak media. (aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here