Terlibat Penyelewengan, Tiga Oknum Pegawai Kabupaten Pasaman Resmi Ditahan

Rumah Tahanan Negara Lubuk Sikaping

SumbartimePasaman-Tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat resmi ditahan atas kasus dugaan korupsi proyek dana Rp 3 Miliar pada Pembangunan Peningkatan Jalan Pintu Padang-Botung Busuk, Kecamatan Mapattunggul Tahun 2016. Ketiga tersangka Salman (43), Dasril (44) dan Doni (39), Kamis (1/03).

Menurut informasi yang dihimpun media ini, ketiga tersangka itu berperan sebagai Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan Pasaman pada pekerjaan tersebut dan diduga sengaja memenangkan perusahaan milik tersangka Lisnu, demikian diungkapkan Adhryansah, SH, MH kepala Kejaksaan Negeri Pasaman kepada awak media.

Iklan

Adhryansah, SH., MH menyampaikan, selain ketiga tersangka, seorang warga sipil Lisnu J. Daulai (47) rekanan PT. RCP dalam pengerjaan proyek itu juga ditahan. Empat tersangka ditahan 20 hari kedepan, dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Lubuk Sikaping.

Disebutkannya, penahanan Empat tersangka untuk mencegah para tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan berbuat hal serupa, dan untuk mempermudah proses penyidikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHP.

Dalam aturan administrasi, rekanan tersebut tidak memenuhi persyaratan untuk bisa dimenangkan tender. Hal ini diperparah saat proses pengerjaan, rekanan diduga memainkan volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan dokumen kontrak, katanya.

Hal itu katanya, dinilai tidak sesuai dengan Perpres 70 tahun 2013 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Akibat tindakan keempat tersangka ini diduga kuat telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 200 Juta, jelasnya.

“Keempat tersangka dikenakan pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” sebutnya.(sggn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here