Terlibat Curanmor, Warga Taram Dilumpuhkan Dengan Sebutir Timah Panas Polisi

tersangka curanmor saat di Mapolres Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Seorang warga Jorong Prak Bru, Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, inisial AC (23) ditangkap Satreskrim Polres setempat, Senin (14/12) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

AC ditangkap karena diduga terlibat melakukan tindakan kriminal pencurian sebuah kendaraan sepeda motor jenis Beat warna hitam dengan plat nomor BA3992 CW milik korban bernama Hari darianto, warga Jorong Parak Baru, nagari Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Kamis 3 Desember 2020 kemeren sekitar pukul 06.00 WIB, pagi.

Iklan

Menurut Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, melalui Kasatreskrim AKP Nofrizal Chan, Senin siang, menjelaskan, jika AC yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka ditangkap atas pengembangan kasus terkait terlebih dahulu ditangkapnya dua orang pelaku oleh Polres Sijunjung dengan insial masing masing BC dan Ir.

Dari keterangan BC, diketahui dia bersama Ir dan AC telah melakukan pencurian sepeda motor jenis Beat warna hitam pada tanggal 3 Desember 2020 di Nagari Taram, Kabupaten Limapuluh Kota.

Berdasarkan nyanyian tersangka BC, serta TKP nya berada di Limpauluh Kota pihak Polres Sijunjung langsung bekoordinasi dengan Polres Limapuluh Kota untuk mengamankan satu pelaku lagi, yakni AC.

Selanjutnya, pada Senin 14 Desember 2020, dini hari, Tim Opsnal Reskrim Polres Limapuluh Kota, langsung bergerak menuju ke rumah AC yang berada di Jorong Parak Baru, Nagari Taram, dan berhasil meringkusnya.

Namun saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku mencoba kabur melarikan diri, sehingga polisi terpaksa melepaskan satu tembakan terukur yang melumpuhkan tersangka. Selanjutnya tersangka setelah diobati secara medis langsung di bawa ke Mapolres bersama barang bukti satu motor yang telah dirubah warnanya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku AC mengakui ikut terlibata dalam pencurian sepeda motor di kawasan Jorong Parak Baru, Nagari Taram, bersama BC dan Ir.

Setelah AC ditetapkan sebagai tersangka, selanjutnya Tim Opsnal Reskrim Polres Limapuluh Kota, bergerak ke Sijunjung serta Solok, untuk mencari dan menemukan barang bukti lainnya terkait pengembangan kasus, beber Nofrizal Chan menjelaskan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here