Terkait Resepsi Pesta Pernikahan di Lantai II Mesjid, Ketua MUI Sumbar : “Itu Merupakan Pelanggaran Adab Mesjid”

Gambar resepsi pesta pernikahan di Lantai II Mesjid Nurul Iman Padang

SUMBARTIME.COM-Dalam pengakuannya, terkait telah terjadinya insiden pesta resespsi pernikahan di lantai II Mesjid Nurul Iman Padang, Minggu (28/10) siang kemaren, Mulyadi Muslim Ketua Pengurus mengaku terkecoh dan kecolongan oleh si yang punya hajatan.

Menurutnya, saat mengajukan proposal acara resepsi, si empu hajatan hanya meminta izin untuk ijab kabul saja. Adapun surat yang masuk hanya meminta untuk memakai lantai II Mesjid Nurul Iman, untuk kegiatan walimah tanpa adanya peralatan musik seperti orgen tunggal.

Iklan
Loading...

Tetapi dalam perjalanan kegiatan resespsi itu, ternyata diisi dengan adanya nyanyian yang di iringi oleh alat musik.

Mulyadi Muslim juga mengatakan jika dirinya sempat menghentikan kegiatan nyanyian yang diiringi dengan orgen tunggal, walau saat itu lagu yang dimainkan bernuansa islami paparnya lagi. Namun atas kejadian tersebut dirinya meminta maaf dan akan meninjau ulang untuk memberikan izin pemakaian lantai II kedepannya, tuturnya mengatakan.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia, (MUI) Sumatra Barat Buya Gusrizal Gazahar, menanggapi peristiwa pesta pernikahan dengan memakai alat musik di kawasan Mesjid Nurul Iman, sangat menyayangkan peristiwa itu bisa terjadi.

Menurutnya peristiwa resespsi pernikahan dengan memakai orgen tunggal di lantai II Mesjid, itu sangat memalaukan, ujar Buya.

” Itu merupakan pelanggaran Adab terhadap Mesjid,” tegasnya mengatakan.

Kedepan Buya Gusrizal menyarankan kepada pengurus agar tidak lagi mengizinkan pemakaian lantai II Mesjid untuk digunakan sebagai ajang resepsi pesta pernikahan dikarenakan antara Lantai I (tempat Ibadah) dengan lantai II tempatnya setali dan menyatu.

Namun ujar Buya lagi, kalau untuk akad nikah dipersilahkan karena itu termasuk bagian dari Sunnah nabi, ungkapnya.

Akibat kejadian yang memalukan itu, berdampak pada kerendahan kehormatan mesjid, oleh karena itu Buya Gusrizal Gazahar menyarakan agar pengelola dan penanggung jawab mesjid meminta maaf kepada umat islam, tutupnya mengatakan. (tim)

 

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here