Terkait Keberadaan WNA Asal China di Koto Tinggi, Wakil Bupati Marah Besar

Wabup limapuluh Kota melakukan investigasi

SUMBARTIME.COM-Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan marah besar terkait sempat masuk dan lolosnya sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal China dan sempat melakukan aktifitas yang diduga ilegal dikawasan Manggani, Koto Tinggi.

Dia sangat menyesalkan kelalaian aparat Kecamatan dan aparat Nagari setempat yang tidak sigap melaporkan kepada Pemkab atas keberadaan orang asing yang sempat melakukan aktifitas di hutan Mangani, Koto Tinggi selama belasan hari.

Iklan border=
Loading...

” Kemana itu Camat. Kemana Walinagari Pj, kok tidak ada memberikan laporan ke Pemkab,” ujarnya murka.

Ferizal kesal, justru informasi keberadaan WNA asal China dia dapatkan dari pemberitaan media online yang viral. Ini jelas menampar muka Pemkab Kabupaten, tandas Ferizal lagi dihadapan awak media, Selasa (27/11).

Dengan tidak adanya laporan dari kecamatan kepada Pemkab, dia menilai pejabat kecamatan seolah olah tidak menganggap jika di Limapuluh Kota masih ada pemimpin.

Menurut Wabup, adanya aktifitas warga asing di wilayah negara lain, seharusnya pemerintah setempat harus sigap melaporkan ke atasannya. Namun faktanya pejabat Kecamatan dan pejabat Nagari, malah asyik keluar daerah saat kawasannya ‘dirampok orang asing, gerutunya kesal.

” Kedepan saya tidak ingin dengar lagi kasus yang memalukan ini lagi terjadi. Jika masih ditemukan adanya aktifitas WNA di hutan Mangani, saya akan usulkan ke Bupati untuk mengganti langsung Camatnya,” tandas Ferizal lagi.

Sebelumnya, Wakil Bupati Limapuluh Kota turun langsung melakukan investigasi ke kawasan Koto Tinggi, Limapuluh Kota, terkait keberadaan serta aktifitas ilegal WNA tersebut, Selasa (27/11).

Orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten itu kaget dan tercengang mendengar pengakuan dari beberapa warga setempat jika memang ada sejumlah WNA yang diduga melakukan aktifitas ilegalnya di kawasan hutan Mangani, Koto Tinggi selama belasan hari.

Baca Juga :  Limapuluh Kota Kecolongan, Ini Jejak Yang Ditinggalkan WNA Asal China di Mangani

Bahkan Ferizal Ridwan makin terperanjat di hari yang sama ketika mendengar pengakuan dari seorang warga di Limapuluh Kota yang sempat memberikan tumpangan tidur sehari semalam kepada 6 orang WNA yang kabur melarikan diri dari kawasan Mangani Koto Tinggi. (aa)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here