Tangkal Dekadensi Moral Generasi Muda, SAFARI : Perkuat Peran Limbago Adat

SUMBARTIME.COM-Banyaknya terjadi peningkatan kasus-kasus yang menyangkut moral generasi muda Limapuluh Kota menjadi perhatian pasangan Safaruddin-Rizki (SAFARI).

Walaupun tidak bisa mewakili Kabupaten Limapuluh Kota secara khusus, namun data BPS menyatakan bahwa pada 2019, jumlah penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tanjung Pati sebanyak 1265 narapidana dimana penyalahgunaan narkoba dan kesusilaan merupakan kejahatan terbanyak.

Iklan

Angka ini bisa menjadi pendekatan dalam melihat kondisi yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota khususnya terkait moral generasi muda.

Bercermin dari data-data di atas, SAFARI melihat bahwa mulai memudarnya nilai-nilai serta norma-norma adat dalam memberikan pedoman bagi generasi muda untuk merajut kehidupan sosial dan masa depannya.

Kondisi ini diperburuk dengan turunnya fungsi limbago adat sebagai pilar terdepan dalam menjaga dan menyelesaikan masalah-masalah sosial tersebut di atas. Sehingga banyak masalah-masalah tersebut langsung masuk ke ranah hukum pidana tanpa adanya upaya-upaya awal yang bisa menyelesaikan masalah tersebut di tingkat masyarakat. 

“Oleh karena itu kami menilai perlu adanya peningkatan peran limbago adat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” ujar Calon Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Menurut Datuak Safar, fungsi limbago adat inilah yang menjadi titik tolak yang harus kembali dikuatkan. Jika limbago adat berjalan sesuai dengan fungsinya maka diharapkan dekadensi moral yang kini melanda generasi muda kita dapat ditekan. Dan dengan sendirinya maka jumlah kasus yang melibatkan perempuan dan anak-anak pun akan menurun. 

SAFARI sendiri dalam dokumen visi misinya sudah meluncurkan program-program unggulan terkait peningkatan peran Limbago Adat ini.

Program unggulan tersebut antara lain : Penyusunan Perda Masyarakat Adat, Dukungan Anggaran untuk Lembaga Adat, Mengadakan pembekalan/penguatan peran ninik mamak melalui pelatihan-pelatihan adat, dan menyelenggarakan event kesenian yang sesuai dengan tradisi adat istiadat.

Semua program unggulan penguatan limbago adat tersebut sesuai dengan visi SAFARI, Mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here