Tabarakan Beruntun di Kubuang Kabupaten Solok, Ayah dan Anak Tewas di Lokasi

lokasi peristiwa kejadian

SUMBARTIME.COM-Tabrakan beruntun yang melibatkan dua mobil dan dua sepeda motor terjadi di Simpang Tiga, Perumnas Batu Kubuang, Nagari Kotobaru Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Senin (24/2) malam sekira pukul 19.45 WIB.

Nahasnya seorang ayah dan anaknya masing masing bernama Devi (45) dan Arvan (14) warga Nagari Cupak, yang sedang berboncengan dengan sepeda motopr tewas di lokasi kejadian dengan kondisi bagian kepala luka parah. Sementara penumpang motor lainnya hanya mengalami luka lecet saat kendaraannya terjun ke dalam sawah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, menurut salah satu warga bernama Arman (40) kejadian bermula saat sebuah mobil jenis Suzuki Escudo BA 1996 HB, mati mendadak karena kehabisan bahan bakar saat di pendakian Perumnas Batu Kubuang.

Oleh warga setempat mobil yang kehabisan bahan bakar itu langsung dibantu dengan cara didorong untuk putar arah mencari tempat pengisian bahan bakar terdekat.

Sesampai di TKP, dari arah Kota Padang, muncul sebuah mobil jenis CRV dengan nomor polisi BA 1026 PK melaju dengan kencang. Saat itulah diduga tak mampu mengendalikan laju kendaraannya, tabrakan terjadi. Mobil CRV tersebut mengantam bagian samping kanan Suzuki Escodu yang baru keluar dari smpang pendakian Perumnas.

Oleng ditabrak CRV, mobil Escudo tersebut kehilangan kendali dan mengantam sebuah sepeda motor jenis Yamaha Mio yang diboncengi oleh ayah dan anak yang datang dari arah Solok menuju Cupak.

Kontan saja, dihantam kendaraan roda empat, motor yang diboncengi oleh korban jatuh terpental. Kedua korban mengalami luka parah dibagian kepala dan tewas di lokasi. Sementara satu motor lagi berhasil menyelamatkan diri dengan terjun ke arah sawah, papar Arman.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Solok  Iptu Bayful Yendri, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya para korban langsung dibawa dan dilarikan ke RSUD M Natsir Kota Solok.

Adapun saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan serta olah TKP untuk menentukan siapa yang bersalah dalam peristiwa kecelakaan beruntun yang memakan korban jiwa tersebut, paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here