Suami Bejat Penjual Istri di Tanah Datar Akhirnya Masuk Bui

suami bejat penjual isri masuk bui

SUMBARTIME.COM-Setelah pihak keluarga korban melaporkan perbuatan HS (24) yang tega menjual istri sendiri untuk melayani napsu seseorang demi membayar utang, pria warga Tanah Datar tersebut akhirnya diamankan polisi.

HS diamankan dan inapkan di bilik penjara Polres Tanah Datar, sejak Jumat (24/7) malam kemaren. Saat ini statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 47 UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Iklan

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto kepada awak media. Menurutnya sebelum diamankan, dan dari hasil pemeriksaan berdasarkan laporan pihak keluarga istri, HS telah ditetapkan sebagai Tersangka.

Pada Jumat malam kemaren pihak kelurag istri mengantarkan tersangka ke Mapolres, paparnya lagi.

Adapun terhadap NR (50) pria yang diduga penikmat dan pemakai tubuh istri pelaku berinisial T (23) alias Bunga masih dalam proses pemeriksaan. Untuk itu polisi masih melakukan pendalaman kasus, papar Purwanto, Minggu 26 Juli 2020.

Seperti diketahui, pada tanggal 16 Juli 2020, kemaren, terkuak dan muncul ke permukaan tentang adanya seorang suami yang menjual tubuh istrinya untuk membayar utang di kawasan Kampung Galapung, Jorong Koto Gadang, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar.

Sang istri bernisial T alias Bunga dipaksa oleh suaminya inisial HS, untuk berhubungan badan dengan NS yang juga warga setempat. Mirisnya, HS malah ikut membantu memploroti pakaian istrinya hingga nyaris bugil dan diserahkan kepada pria lain.

Perbuatan bejat HS menjual istrinya dengan alasan membayar utang diduga telah dilakukan belasan kali hingga menyebabkan Bunga hamil 2 bulan dan tidak diketahui siapa bapaknya.

Setelah skandal bejat itu terkuak kepermukaan warga setempat resah dan geram atas ulah HS. Selanjutnya oleh pihak Jorong setempat serta pemuka daerah memanggil HS, korban, dan NS. Ketika diadakan pertemuan, ketikanya megakui terlibat dalam skandal bejat tersebut.

Usai pertemuan pada malam itu, ke esokan harinya HS kabur dari Nagarinya dengan membawa istrinya ke kawasan Padang Gantiang, Tanah Datar. Namun beberapa hari kemudian pihak keluarga istri usai melaporkan tindakan bejat HS ke polisi, selanjutnya berhasil melacak keberadaan HS, dan segera mengamankan dan membawanya ke Mapolres Tanah Datar.

Sementara itu, dari pengakuan T alias Bunga istri HS, menuturkan jika dirinya dipaksa oleh suaminya untuk melayani NS dengan alasan untuk membayar utang yang awalnya hanya Rp 200 Ribu kemudian bertambah menjadi Rp 500 ribu. Bunga mengaku takut dengan HS. Dirinya tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan HS dengan alasan takut dipukuli kalau menolak permintaan suaminya tersebut, paparnya pasrah. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here