SUMBARTIME.COM-Dewan Pembina GP Anshor Kabupaten Sijunjung, bernama Fadlur Rahman Ahsas (34) harus dilarikan ke puskesmas setempat usai mengalami dugaan penganiayaan, Sabtu (27/6) siang sekira pukul 14.55 WIB.
Peristiwa dugaan penganiayaan yang dialami korban terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Sijunjung, saat menghadiri kegiatan silahturahmi antara PCNU setempat dengan pengurus Partai PKB. Ironisnya kejadian memiriskan tersebut terjadi justru di depan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumbar, Febby Dt Bangso.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diduga dianiaya oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Sijunjung inisial NZ (38). Adapun motif penyebab dugaan tindak penganiayaan tersebut, belum diketahui secara pasti. Selain Fadlur Rahman Ahsas, Sekretaris PCNU Kabupaten Sijunjung, Febrialdi juga ikut menjadi korban dugaan dari aksi brutal NZ ala Koboi tersebut.

Dijelaskan detik jelang peristiwa terjadi, Fadrul Rahman Ahsas serta Febrialdi bersama rombongan datang ke Gedung DPRD Kabupaten Sijunjung mendampingi Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bangso dalam kegiatan silahturahmi.
Awalnya kedatangan rombongan disambut oleh NZ dengan menyalami Ketua DPW PKB Sumbar. Namun saat NZ melihat Fadrul, tanpa basa basi langsung melayangkan kaki kanannya ke bagian perut korban hingga membuat korban jatuh terpetal. Selanjutnya aksi brutal ala koboi NZ itu berlanjut kepada Febrialdi. Korban dipukul di bagian perut sebelah kiri oleh pelaku.
Akibat aksi penganiayaan tersebut, korban Fadrul mengalami muntah dan nanar sehingga harus segera di larikan ke Puskesmas setempat untuk menjalani perawatan medis.
Selanjutnya tidak beberapa lama kemudian, kedua korban ditemani oleh beberapa orang langsung membuat laporan polisi ke Polsek Sijunjung atas dugaan penganiayaan yang mereka alami dengan nomor polisi LP/14/2020/SPKT-sek SJJ yang diterima oleh KA SPT Aiptu Sukardi. (tim)




















