Sempat Dijenguk Presiden, Ulama Besar NU, KH Hasyim Muzadi Wafat

Tokoh agama K.H. Hasyim Muzadi menjawab pertanyaan wartawan usai menemui pimnpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/6). Mantan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU) tersebut meminta KPK melakukan investigasi dalam penggunaan uang di pemilukada di sejumlah daerah, khususnya Pemilukada Jawa Timur. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/Koz/pd/13.

Jakarta, sumbartime.com —Tokoh ulama besar Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Muzadi, tutup usia, Kamis (16/3) pagi ini. KH Hasyim Muzadi menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.00 WIB. Rencananya, jenazah tokoh Nahdlatul Ulama itu akan dikebumikan di Ponpes Al-Hikam, Depok.

Iklan

Sejumlah pengurus PBNU menyatakan duka mendalam karena kehilangan salah satu tokoh ulama besar itu. Berbagai ucapan duka mengalir, dari para tokoh ulama hingga pemerintah. KH Hasyim Muzadi wafat di usia 72 tahun.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ikut mengucap duka mendalam. “Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..,” tulis Lukman di akun Twitternya, Kamis pagi.

Ungkapan yang sama ditulis Gus Mus, tokoh ulama NU. “Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah,” tulis Gus Mus di akun Twitternya.

Jelang wafat, KH Hasyim dikabarkan sempat menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu kemudian memilih menjalani masa pemulihan di kediamannya.

Sehari sebelumnya kepergiannya, Rabu (16/3), Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana sempat menjenguk Hasyim Muzadi di kediamannya, Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur.

Jokowi menginstruksikan tim dokter kepresidenan membantu penanganan medis anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu. Jokowi tiba di Pondok Pesantren Al Hikam Malang sekitar pukul 10.00 WIB. (*IR)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here