Sejumlah Kafe dan Panti Pijat Dirazia Polres Siak Riau, Sejumlah Terduga PSK Kabur Melarikan Diri

Sejumlah pekerja panti pijat diperiksa petugas

SUMBARTIME.COM-Beberapa wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) lari tunggang langgang saat aparat dari Polres Siak, Riau melakukan razia  kafe dan panti pijat di beberapa tempat, Sabtu malam hingga Minggu (8/04) dini hari.

Lokasi yang disasar petugas adalah sejumah kafe remang remang dan panti pijat yang disinyalir menyediakan layanan hohohihi alias prostitusi, serta minuman keras. Saat petugas sampai di lokasi, terlihat beberapa wanita dalam keadaan panik lari bersembunyi di seak belukar.

Iklan

Kasatresnarkoba Polres Siak, AKP Herman Pelani, kepada awak media menyebutkan, jika razia di kafe liar serta panti pijat itu untuk menyasar para pengguna narkoba. Namun saat operasi tidak ada ditemukan para pemakai maupun barang bukti di lokasi, ujarnya.

Sementara, ada beberapa pekerja kafe yang dibawa ke Mapolres karena tidak membawa identitas diri yang jelas. Sebagian besar dari mereka mengaku berasal dari luar Riau tambah AKP Herman Pelani lagi.

Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah kardus yang berisi miras merek Anker bir  di kafe milik Suprianto Marbun (31) di Jalan Baru Dayun. Polisi juga merazia panti pijit milik Firmansyah (50). Dua wanita pemijat didata polisi yakni Nita Ekawati (35) dan Kartika.

Kemudian kafe milik Suyoto (43) didatangi aparat. Ada 4 wanita muda yang diamankan petugas untuk dilakukan pendataan, mereka berasal dari Medan, Sumatera Utara dan Lampung.

Keempat wanita muda itu di antaranya, Marshella (27) asal Medan, Shinta Aprilia (22), Ella Marshanda (23) serta Fani (25). Dari mereka disita 5 botol bir putih merk Anker Bir, dan 3 botol bir hitam Guinnes. (kr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here