Satreskrim Polres Solok Kota Tangkap Tiga Penambang Ilegal

Polres Solok Kota Tangkap penambang Ilegal

SumbartimeSolok-Keseriusan dan ketegasan jajaran Polres Solok Kota dalam mengantisipasi terjadinya penambangan ilegal yang berkedokan tambang rakyat kembali membuahkan hasil, tiga pelaku beserta barang buktinya dapat diamankan pada Rabu sore 7 Maret 2018 disaat melakukan aksinya di Bukit Lasuang Lasuang Jorong Batu Kudo Nagari Sungai Durian Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok.

Dari Pers realese yang disampaikan Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan mengatakan, ketiga tersangka atau pelaku penambangan ilegal itu sudah beroperasi selama dua puluh dua hari, dan selama itu tersangka telah berhasil menggali tanah sejauh 7 meter dan sekaligus telah memasang balok atau tiang penahan tanah dari batang kayu yang ditebang tersangka di sekitar tempat penambangannya itu.

Iklan

Tersangka mengambil serta mengolah tanah dan bebatuan hasil galiannya itu untuk mendapatkan emas, perak ataupun tembaga, dan sejauh pekerjaan yang telah dilakulan oleh ketiga tersangka tersebut, belum ada hasil yang didapatkannya dan baru sebatas uji terhadap sampel yang ada.

Adapun ketiga tersangka yang ditangkap pada waktu itu antara lain adalah berinisial AF (36) warga Guguk Sulah Jorong   Pakan Sabtu Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, AZ (41) warga jorong Aua Tangah Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo utara Kabupaten Tanah Datar, dan GR (36) warga Jorong Sikumbang Nagari Sungai Durian Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok.

Sekarang telah dilakukan penahan terhadap tersangka dan penyitaan terhadap barang bukti berupa Satu set Mesin dompeng Merk Yingitan 7,5 PK, dan Satu Karung tanah dan batu hasil galiannya, papar Kapolres Solok kota mengakhiri.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Kasat Reskrim Polres Solok AKP Zamri Elfino menerangkan, tidak ada perlawanan berarti disaat dilakukan penangkapan kepada tiga tersangka, dan setelah dilakukan penahanan pihak Satreskrim Polres Solok Kota akan melakukan prosea selanjutnya.

Dikatakannya, berdasarkan laporan polisi LP/54/A/III/2018 tgl 07 Maret 2018 tentang pertambangan emas tanpa izin, telah dilakukan penahanan terhadap tiga penambang ilegal, dan untuk ketiga tersangka tersebut akan dijerat dengan pelanggaran pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda sebesar 10 milyar. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here