Payakumbuh — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menunjukkan komitmen dalam membangun masyarakat yang religius dan peduli sesama dengan mendukung penuh kegiatan Safari Dakwah dan Penggalangan Dana yang diselenggarakan bersama Yayasan IKPAH (Intensitas Kegiatan Pengajar Al-Qur’an dan Hadits) Indonesia, Sabtu (17 Mei 2025) di GOR M. Yamin.
Mengangkat tema keislaman dan kepedulian sosial, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga, termasuk kelompok-kelompok perempuan dari berbagai penjuru kota. Yang istimewa, acara menghadirkan Dewi Yul, mantan artis terkenal yang kini aktif di dunia dakwah, sebagai narasumber inspiratif.
Acara ini juga dirangkai dengan penggalangan dana untuk dua tujuan mulia, yakni pembangunan pesantren tunanetra Indonesia serta bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Hingga akhir kegiatan, panitia mencatat jumlah donasi yang berhasil terkumpul sebesar Rp184.367.900, belum termasuk kontribusi dari para sponsor yang masih dalam proses.
Herlina, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik yang hadir mewakili Wali Kota Payakumbuh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut Safari Dakwah sebagai wadah penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan empati sosial di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar dakwah, tetapi juga aksi nyata untuk mendukung pendidikan agama yang inklusif, termasuk untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Pemko Payakumbuh sangat mendukung pembangunan pesantren tunanetra dan bantuan kemanusiaan untuk Palestina,” ucap Herlina.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Palestina, yang hingga kini masih dilanda konflik berkepanjangan, serta menanamkan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Dewi Yul, dalam sesi motivasinya, membagikan kisah hijrahnya dari dunia hiburan menuju dunia dakwah. Ia menceritakan perjalanan spiritualnya yang menyentuh hati para peserta.
“Dulu saya hidup dalam gemerlap dunia, tapi terasa hampa. Kini saya ingin berbagi cahaya itu agar lebih banyak orang kembali kepada Allah,” ungkapnya dengan penuh haru.
Cerita Dewi Yul mendapat apresiasi dari Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta, yang menyatakan bahwa kisah tersebut membawa inspirasi dan harapan.
“Kisah beliau membuktikan bahwa perubahan ke arah kebaikan selalu terbuka bagi siapa saja. Semoga kegiatan seperti ini terus digelar demi membangun masyarakat yang lebih beriman dan peduli,” ujar Eni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua GOW Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, serta Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Elfriza Zaharman.
Sebagai penutup, kegiatan ditandai dengan pelelangan syal kafiyeh Palestina dan Al-Qur’an, di mana seluruh hasilnya akan disumbangkan untuk warga Palestina yang terdampak konflik.
(*dby)





















