Sadis Aksi Jambret di Pekanbaru! Korban Tewas Terjatuh

jenazah korban saat hendak dibawa ke rumah duka

SUMBARTIME.COM-Aksi jambret tergolong sadis yang menyebabkan korbannya tewas terjadi di Pekanbaru, Riau, Sabtu (21/11), subuh hari.

Seorang ibu rumah tangga bernama Masriayati (42) tewas setelah sempat dilarikan dan dirawat beberapa saat di rumah sakit usai terjatuh dari motornya karena menjadi korban penjambretan.

Iklan

Peristiwa terjadi pada pukul 05.00 WIB, di kawasan Jalan Naga Sakti Stadion Utama Pekanbaru.

Informasinya, berawal dari korban dengan menggoncengi dua anak gadisnya masing masing Sinta (17) dan Naila (11) dengan sepeda motor  melintas di sekitar Stadion Utama yang dalam kondisi sepi.

Tiba tiba dari arah belakang, muncul seorang pria tak dikenal dengan menggunakan motor mendekat ke arah mereka. Awalnya pria tersebut, hendak menjambret ponsel yang dipegang oleh anak korban bernama Sinta. Namun usaha tersebut tidak berhasil dilakukan oleh penjambret tersebut.

Namun akibat aksi jambret itu, motor yang dikendarai korban oleng dan jatuh sehingga korban dan dua orang anaknya ikut terhempas ke aspal jalanan.

Saat dalam kondisi kritis karena terhempas, tanpa rasa iba sedikitpun, pria tak dikenal itu menghentikan motornya dan merenggut paksa tas sandang milik korban yang dalam kondisi berlumuran darah.

Sementara dua anak korban hanya bisa menangis ketakutan menyaksikan tas sandang milik ibu mereka direngut paksa dan dilarikan oleh jambret tersebut.

Saat jambret kabur, salah seorang anak korban menghubungi tetangganya untuk meminta tolong membawa ibunya yang kritis akibat terhempas jatuh dari motor.

Namun setelah beberapa jam di rawat di Rumah Sakit Awal Bross, nyawa korban tidak dapat tertolong dan mengembuskan nafas terakhirnya.

Terpisah, Kapolsek Tampan Pekanbaru, Kompol Hotmartua Ambarita, Sabtu 21 November 2020 siang, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya korban meninggal dunia sekira pukul 08.00 WIB.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya kawasan Desa Muara Rumbai, Kabupaten Rokan Hulu. Adapun untuk pelaku, polisi masih melakukan penyidikan dan perbuaruan, paparnya mengatakan. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here