Sumbartime.com,- Aksi damai yang dilakukan oleh awak medis RSUD Adnan WD di depan gedung direktur rumah sakit tersebut telah mendapatkan perhatian dari wakil rakyat Kota Payakumbuh.
Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Ahmad Zifal, mengharapkan agar masalah pencairan Jasa Pelayanan dan Jasa Medis dapat segera diselesaikan oleh pihak rumah sakit.
“Jangan sampai berlarut-larut, karena akan berdampak pada pelayanan publik nantinya,” ungkapnya.
Komisi C DPRD Kota Payakumbuh akan mengambil tindakan dalam bentuk pengawasan terkait aksi tersebut.
Menurut Wirman Putra, Sekretaris Komisi C dugip dari lama Mjnews.com kisruh ini harus segera diselesaikan agar tidak mempengaruhi kinerja tenaga medis di RSUD Adnan WD.
Para awak medis telah memberikan batas waktu hingga Jumat pekan ini untuk pencairan uang jasa pelayanan dan medis mereka.
Namun, Pj Direktur RSUD Adnan WD, Junaidi, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran uang Jasa Pelayanan dan Medis disebabkan oleh cuti bendahara yang sedang menjalankan ibadah umroh.
“Bendahara sedang menunaikan ibadah umroh,” ujar Junaidi.
Meskipun begitu, pihak rumah sakit diharapkan untuk segera menyelesaikan masalah ini guna menjaga kualitas pelayanan medis di wilayah tersebut.
Tantangan dalam pencairan jasa medis ini menjadi perhatian bersama, karena dampaknya dapat mempengaruhi layanan kesehatan bagi masyarakat.
DPRD Kota Payakumbuh mengungkapkan akan memanggil pihak manajemen rumah sakit untuk mendiskusikan dan menyelesaikan isu ini dalam waktu dekat.(*)




















