Remaja Bawah Umur Diperkosa dan Digilir 3 Pria Bejat di Padang Pariaman

dua dari tiga pelaku perkosaan sedang di intrograsi polisi

SUMBARTIME.COM-Malang benar nasib seorang gadis remaja bawah umur inisial Mawar (14) warga Kota Padang ini.

Bermaksud hendak bergembira ria bersama temannya, malah apes menjadi korban perkosaan oleh 3 orang pria bejat di tepian sungai kawasan Korong Kulek Nagari Sungai Buluah, Batang Anai Padang Pariaman, Selasa (5/10) siang kemaren sekira pukul 11.30 WIB.

Iklan

Korban yang masih berstatus pelajar tersebut, tanpa ada rasa iba dirudapaksa secara bergantian oleh 3 orang pelaku masing masing inisial RD (41) FR (21) dan RZ (38) di balik semak semak tepian sungai Lubuk Kandih.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, kasus bermula dari Mawar yang datang berkunjung dari Padang ke rumah temannya pada Senin 4 Oktober 2021 malam hari di kawasan Pasar Usang. Karena hari sudah mulai larut malam, Mawar menumpang menginap di rumah temannya tersebut.

Namun pada pagi harinya, datang 3 orang pria ke rumah teman tempat Mawar menginap. Ketiganya datang bermaksud menakuti teman korban dengan mengatakan sengaja membawa Mawar menginap di rumahnya. Sehingga warga Kampung sekitar menjadi resah dan marah, papar mereka.

Selanjutnya, ketiga pemuda itu juga mengatakan untuk mengantisipasi amuk warga, maka ketiganya akan membawa dan mengamankan Mawar untuk diantarkan pulang kembali ke Padang. Mawar dan temannya sudah ketakutan jika benar akan terjadi amuk massa, mengikuti kemauan ketiga pemuda itu, untuk membawa Mawar pergi.

Saat Mawar dibawa pergi oleh ketiga pemuda yang berprofesi sehari hari sebagai sopir itu, ditengah perjalanan mereka membujuk agar membersihkan diri dulu dengan mandi di sungai.

Korban yang masih hilang akal dan ketakutan itu, menurut saja ajakan tiga pemuda tersebut untuk membersihkan diri dengan mandi di tepian sungai.

Saat korban sedang mandi itulah petaka terjadi, Ketiga Pemuda yang telah dirasuki setan, langsung menyergap tubuh korban dan menyeretnya ke balik semak semak tepian sungai dan secara bergilir mereka melakukan perkosaan.

Terpisah, peristiwa biadab itu dibenarkan oleh Kasatreskrim AKP Ardyansah Rolindo melalui Kotim Gagak Hitam, Aipda Hendri Haryono atau yang akrap disapa Hen Mob, Rabu (6/10) malam. Menurutnya usai korban digasak oleh ketiga pelaku selanjutnya korban diantarkan ke Kota Padang.

Namun korban yang tidak senang atas perostiwa yang dia alami, langsung membuat laporan ke Polres Padang Pariaman. Sementara polisi yang mendapatkan laporan, hari itu juga langsung menurunkan Tim Gagak Hitam dan Opsnal PPA mencari keberadaan para pelaku.

Tidak sampai 24 jam, 2 orang pelaku masing masing RD dan FR berhasil di ciduk dan ditangkap. Sementara RZ berhasil kabur dan kini berstatus DPO, paparnya mengatakan. (jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here