Proyek Lanjutan Jembatan Durian Tinggi Pasaman Belum Juga dikerjakan, Masyarakat Resah

Proyek Jembatan Durian Tinggi yang masih belum juga dimulai pengerjaannya

SUMBARTIME.COM-Usai penandatanganan proyek lanjutan pembangunan Jembatan di Kawasan ruas Durian Tinggi, Nagari Bukik Acek, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman senilai Rp 1.604. 336.100-, Cv Vivi Kontraktor, pemenang lelang, belum terlihat memulai pekerjaannya.

Kontrak yang ditanda tangani dengan No :630/12/SP/BM/DPUTR-PAS/2019.tanggal 10 juni 2019 silam, hingga berita ini diturunkan belum ada tanda tanda dimulai pengerjaan lanjutan oleh perusahaan terkait.

Iklan

Mandegnya proyek lanjutan pembangunan Jembatan Durian Tinggi tersebut membuat Ninik Mamak kawasan setempat menjadi heran dan bertanya tanya, ada apa persoalan sehingga transportasi vital bagi masyarakat tersebut belum juga dikerjakan. Seperti yang dikeluhkan Dt Karamiang, dirinya merasa heran ada apa sehingga pengerjaan lanjutan tersebut menjadi tertunda.

Selain itu Dt Karamiang juga merasa heran dengan sikap dinas PUTR Kabupaten Pasaman yang seolah olah terkesan picing mata atas kejadian tersebut. Menurutnya harusnya pihak Dinas Pekerjaan Umum melayangkan surat teguran ke perusahaan yang telah menandatangai kontrak kerja tersebut, ujarnya kepada awak media.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hengki tokoh pemuda Durian Tinggi. Dengan nada gusar dia mengeluhkan pembangunan jembatan yang terhenti. Padahal ujarnya lagi, CV Vivi Kontraktor sebagai pemenang tender dan telah menandatangani kontrak, tidak ada alasan lagi untuk menunda pekerjaan yang seharusnya sudah dimulai, paparnya.

Aturana pekerjaan dalam satu bulan pertama belum dilaksanakan harus dikeluarkan Surat Peneguran 1 (SP1) dua minggu berikutnya jika masih belum dikerjakan maka keluar lagi SP2, dan dua minggu berkutnya pihak Dinas Terkait bisa memutus kontrak kerja perusahaan jika masih belum juga dikerjakan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi soal keluhan warga tersebut ke dinas terkait, Khairul sebagai penanggung jawab PPTK pengerjaan Proyek lanjutan pembangunan, mengatakan jika proyek tersebut sebenarnya sudah dimulai namun baru sebatas merangkai besi di rumah kepala tukang, akunya. Khairul juga meminta agar masyarakat jangan kuatir terkait proyek tersebut dengan alasan waktu pengerjaannya masih panjang.

Terpisah, klarifikasi juga didapatkan dari Direktur CV Vivi Kontraktor, Des. Menurutnya, keterlambatan pekerjaan tersebut bukanlah disengaja, namun karena persoalan besi jembatan ini harus inden ke Surabaya. Sementara jaminan pelaksanaan pekerjaan baru keluar dua minggu yang lalu, pungkasnya menjawab pertanyaan awak media melalui telepon seluler. (Sggn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here