Sumbartime – Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) berhasil mengungkap sindikat perampok toko emas bersenjata api yang telah lima kali melakukan aksinya di provinsi setempat.
Irjen Pol Suharyono, Kepala Kepolisian Daerah Sumbar, menyampaikan bahwa salah satu dari tiga pelaku tewas saat penangkapan di daerah Kampar, Riau, pada 27 Januari.
“Para pelaku ini merupakan sindikat perampok bersenjata api yang tidak ragu melukai korbannya, dengan target utama berupa toko emas atau pedagang emas,”ungkapnya.
Khusus untuk wilayah Sumbar, tercatat lima kasus perampokan sejak 2021 hingga sekarang, melibatkan toko emas di berbagai daerah seperti Bukittinggi, Agam, Solok, dan Pariaman.
Selain kerugian materi, para korban juga mengalami luka berat akibat tembakan senjata api yang digunakan oleh pelaku.
“Identifikasi pelaku berhasil dilakukan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar melalui keterangan saksi-saksi dan alat teknologi,”jelasnya.
Tersangka pertama, Iz (34) dan Mz (39), berhasil ditangkap di Jalan Garuda Sakti Kilometer 2 dan Kilometer 6, Kecamatan Tapung, Riau. Setelah penangkapan ini, tim langsung bergerak menangkap tersangka lain, RC (41), di Desa Batu Belah, Kampar, Riau.
Saat penangkapan, terjadi baku tembak antara petugas dan pelaku RC, yang akhirnya menyebabkan kematian pelaku dan luka tembak pada dua personel kepolisian.
Kepolisian Sumbar mengapresiasi kerjasama yang baik dengan Polda Riau, memastikan bahwa pelaku perampokan bisa ditangkap. Saat ini, Iz dan Zay ditahan di Mapolda Sumbar untuk proses hukum dan dihadapkan dengan pasal 365 KUHPidana.
Kapolda Sumbar menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil sesuai dengan peraturan perundang-undangan jika terdapat upaya melawan hukum di wilayah Sumbar.(R)

















