Sumbartime- PADANG — Sejumlah pengemudi layanan transportasi berbasis aplikasi Maxim menggelar aksi unjuk rasa di Kota Padang, Kamis (17/9/2026). Dalam aksi tersebut, para pengemudi menyampaikan sejumlah aspirasi terkait sistem dan kebijakan yang mereka hadapi dalam menjalankan pekerjaan.
Sedikitnya ada empat poin yang menjadi tuntutan peserta aksi. Mereka menolak penerapan sistem turbo prioritas yang dinilai menjadi persoalan bagi pengemudi.
Selain itu, peserta juga meminta agar potongan komisi diturunkan karena dinilai telah melebihi 15 persen. Para pengemudi turut meminta penghentian pendaftaran pengemudi baru serta adanya pemerataan dalam pembagian pesanan.
Menurut peserta aksi, pembagian order selama ini dinilai belum seimbang sehingga menjadi salah satu persoalan yang mereka soroti dalam aksi tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen Maxim mengenai tuntutan yang disampaikan para pengemudi. Kehadiran perwakilan maupun staf perusahaan di lokasi aksi juga belum terkonfirmasi.
Rio

















