Pohon Pelindung di Kawasan Payakumbuh Mulai Tidak Aman Bagi Warga

Pohon beringin yang tumbang serta menimpa rumah warga beberapa waktu yang lalu

SUMBARTIME.COM-Pohon pelindung di kawasan Kota Payakumbuh mulai tidak aman lagi bagi warganya. Pasalnya dalam sebulan terakhir beberapa diantaranya tumbang dan roboh akibat diterpa angin serta hujan deras.

Terakhir, Sabtu (23/11) malam, sebuah pohon pelindung kembali tumbang di Jalan Ade Irma Suryani, Labuah Basilang. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa, namun jalur transportasi sempat berhenti di jalur tersebut.

Iklan

Beberapa hari sebelumnya, di lokasi yang sama, hanya berjarak beberapa meter, satu pohon pelindung juga tumbang menerpa badan jalan sehingga sempat menimbulkan kemacetan. Yang lebih riskan saat pohon beringin yang berada di simpang SMA 2 Payakumbuh, Bukitsitabur juga tumbang dan menimpa satu unit kendaraan dan rumah warga.

Hal ini membuat warga Kota mulai cemas dan merasa was was, apalagi lokasi rumah atau warungnya berdekatan dengan pohon pelindung.

Seperti yang dikatakan oleh Rando (38) seorang pedagang kuliner malam di seputaran kawasan Jalan Ade Irma Suryani. Dirinya merasa was was, terlebih bila hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Kota Payakumbuh.

Dirinya merasa cemas jika lapak dagangannya yang berada tak jauh dibawah pohon pelindung tiba tiba roboh dan menimpa tenda dagangannya, ujar Rando kepada awak media, Sabtu (23/11) malam.

Untuk itu dia berharap agar Pemko Payakumbuh bisa melakukan antisipasi dini terkait pohon pelindung terutama yang dinilai sudah tua dan lapuk.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Iqbal (51) pedagang kuliner malam di kawasan seputaran Jalan Soekarno Hatta. Menurutnya banyak pohon kayu pelindung di Kota Payakumbuh yang mulai lapuk dan dikuatirkan akan roboh jika terjadi hujan deras yang disertai angin kencang di Kota Payakumbuh. Dirinya berharap agar Pemko bisa mengantisipasi dan melakukan monitor terhadap pohon yang dinilai sudah tua dan lapuk.

” Jangan tunggu dulu pohon tumbang dan memakan korban jiwa baru dibenahi,” ungkap Iqbal mengatakan.

Terpisah, Kabid Rehab Rekon BPBD Kota Payakumbuh, An Denitral, kepada awak media mengatakan pihaknya memiliki tim aksi yang secara kontinyu dan terus menerus melakukan pemantauan dan monitor terhadap pohon pohon pelindung yang ada di Kota Payakumbuh.

Jika ada pohon pelindung yang dianggap membahayakan maka pihaknya akan melakukan antisipasi dini agar tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat, akunya mengatakan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here