SUMBARTIME.COM- Saat ini kondisi Kota Padang terkait pandemi Covid 19 dinilai mengkuatirkan.
Berdasarkan data terbaru dari web resmi Covid-19 Pemprov Sumbar, Minggu 12 April 2020, tercatat 5.118 orang ODP, 1.012 orang dalam proses pemantauan, 3.106 orang selesai pemantauan, kasus PDP 151 orang, 27 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit sambil menunggu hasil Lab, 26 orang isolasi mandiri ,98 orang dinyatakan negativ dan positiv Cobid-19 sebanyak 44 orang serta meninggal dunia 3 orang.
Dari data tersebut diatas, Kota Padang menempatkan nomor urut satu terdapat pasien positif Corona sebanyak 30 orang warga yang terjangkit virus berbahaya ini.
Adapun waktu lonjakan penyebarannya terhitung cukup luar biasa. Sebelumnya pada Minggu (12/4) pagi, warga yang positif terpapar Covid 19 tercatat masih 25 orang. Namun pada siang harinya sekitaran pukul 14.00 data resmi telah mencatat sebanyak 30 orang warga Kota Padang Positf. Artinya hanya dalam hitungan beberapa jam saja, terjadi penambahan yang cukup tajam.
Tentu hal serta fenomena itu sangat dikuatirkan oleh berbagai kalangan. Walikota sendiri Mahyeldi Ansharullah, makin gencar menghimbau kepada warga Padang, untuk tetap pakai masker, hindarkan diri terjadinya kontak langsung, tetap melakukan Social Distance dan Pysical Distance.
Namun imbuan tersebut dinilai tidaklah cukup menurut beberapa kalangan. Mengingat penyebaran virus Covid 19 yang cukup luar biasa terjadi di Kota Padang, Guspardi Gaus anggota Komisi II DPR RI meminta agar Kota Padang diterapkan dan diajukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Pusat.
Bahkan lebih jauh dirinya mendesak agar Pemerintah Pusat segera mengeluarkan Status PSBB untuk Kota Padang.
“Padang harus ditetapkan sebagai Daerah PSBB demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang cukup luar biasa,” ujar Guspardi Gaus, Minggu (12/4).
Padang harus diterapkan pembatasan tertentu terhadap aktifitas penduduk dan barang di satu wilayah yang dicurigai dan terinfeksi penyebaran Covid 19, timpalnya.
Sementara, Andre Rosiade salah satu anggota DPR RI dan juga merupakan Ketua DPD Gerindra Sumbar, dalam akun Twitternya juga mengatakan hal yang sama terkait penerapan PSBB untuk Kota Padang.
Menurutnya, mengatakan dengan meningkatnya pasien terinfeksi Corona di Padang. Saat ini sebanyak 30 orang, dirinya mengusulkan kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah segera usulkan PSBB ke Pemerintah Pusat.
Siapkan APBD untuk membiayai masyarakat yang tidak mampu di Kota Padang dan Fraksi Gerindra Padang, akan mendukung, tulisnya. (tim)




















