Penutupan MTQ XXXVIII Kota Payakumbuh WAWAKO ERWIN : MELALUI MTQ KITA TANAMKAN PRILAKU QURANI DI TENGAH MASYARAKAT

Payakumbuh, Sumbartime.com-Setelah berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak Kamis, (10/05) lalu, dan ratusan kafilah pun berjuang dalam berbagai cabang lomba untuk menjadi yang terbaik pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 38 tingkat Kota Payakumbuh tahun 2018, berakhir sudah.

Acara penutupan iven dua tahunan tersebut, ditandai dengan penyerahan tropi bergilir Juara Umum oleh Wakil Walikota Erwin Yunaz kepada Ketua Kontingen yang juga Camat Kecamatan Payakumbuh Barat, Nurdal, di panggung utama arena MTQ di Lapangan Sepakbola Pospa Payobasuang, Payakumbuh Timur, Sabtu (12/5) malam.

Iklan

Acara penutupan yang dihadiri Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, Sekretaris Daerah Benni Warlis, Kepala Kementerian Agama kota Payakumbuh, Asra Faber, Staf Ahli, pimpinan perangkat daerah, unsur MUI, LPTQ, LKAAM, KAN, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, para kafilah, dan masyarakat berlangsung meriah.

Wakil Walikota Erwin Yunaz dalam pidato penutupannya menyampaikan bahwa iven MTQ ini adalah salah satu iven dalam melahirkan qari dan qariah terbaik.

“Pelaksanaan iven MTQ ini, kita harapkan bisa melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama kota Payakumbuh di tingkat Propinsi, kancah Nasional, bahkan Internasional”, harap Wawako Erwin Yunaz.

Kemudian Wawako Erwin juga mengapresiasi semua kontingen, karena para kafilahnya adalah putra asli daerah bersangkutan dan bukan dari daerah di luar kota Payakumbuh.

“Payakumbuh saat ini tengah berusaha dengan keras, menggali potensi sendiri tanpa Naturalisasi (red-mengambil dari daerah lain). Dan melalui proses yang cukup panjang serta kerjasama semua pihak, bersama-sama melahirkan qari dan qariah terbaik. Hal ini tentu akan menghasilkan prestasi yang lebih baik dan sangat membanggakan”, ujar Wawako Erwin.

Menurut Wawako Erwin, iven Musabaqah Tilawatil Quran adalah salah satu bentuk upaya dalam menanamkan pola hidup dan prilaku yang berkarakter Qurani di tengah-tengah masyarakat.

Apalagi saat ini generasi muda tengah diserang oleh berbagai bentuk prilaku yang menyimpang seperti pergaulan bebas, narkoba, LGBT, dan prilaku lainnya yang jauh dari tuntunan agama. Dan ini merupakan tantangan yang cukup berat, serta butuh kebersamaan semua pihak, dan menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menghadang dan menanggulanginya.

Diakhir sambutan Wawako Erwin bersyukur dan memberikan apreasiasi kepada seluruh pihak atas kesuksesan pelaksanaan MTQ ke 38 tingkat kota Payakumbuh.

“Kita bersyukur kepada Allah, dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi demi kesuksesan pelaksaan iven ini. Semoga pahala berlipat dan kebaikan dari Nya tercurah kepada masyakat dan kota Payakumbuh.

Selamat kepada para kafilah yang berprestasi dan jadikan ini sebagai langkah awal untuk mengejar prestasi yang lebih baik lagi. Dan bagi yang belum berhasil, hendaknya ini menjadi evaluasi untuk lebih giat lagi mengasah kemampuan agar mampu meraih prestasi pada kesempatan berikutnya”, pungkas Wawako Erwin.

Sementara itu Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam mengapresiasi kegiatan yang didakan oleh Pemko Payakumbuh, karena DPRD akan selalu memberikan dukungan di setiap bentuk kegiatan keagamaan dalam upaya peningkatan iman dan taqwa.

“DPRD kota Payakumbuh akan memberikan dukungan dan hak bujetnya untuk setiap program Pemko Payakumbuh pada kegiatan keagamaan demi peningkatan keimanan dan ketaqwaan masyarakat ”, kata Dt. Pamato Alam.

Sementara itu Ketua Panitia MTQ ke 38 tingkat kota Payakumbuh tahun 2018, Camat Payakumbuh Timur, L. Kefrinaldi mengucapkan terima kasih dan sekaligus melaporkan bahwa pelaksanaan iven MTQ ini berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, walaupun dalam perjalanannya ditemui sejumlah kendala namun dapat diatasi dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai tuan rumah, Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan pelaksanaan MTQ ke 38 di Kecamatan Payakumbuh Timur. Pelaksanaan iven ini berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, walaupun dalam perjalanannya ditemui sejumlah kendala namun dapat diatasi dengan sebaik-baiknya”, pungkas Kefrinladi.

MTQ ke 38 tingkat kota Payakumbuh diikuti oleh 228 kafilah dengan 18 cabang lomba. Dan kontingen Kecamatan Payakumbuh Barat berhasil meraih prestasi terbaik sebagai juara umum dengan menyisihkan Payakumbuh Utara sebagai juara bertahan pada MTQ ke 37 pada tahun 2016 lalu, yang saat ini hanya menduduki posisi ketiga.

Dan untuk posisi kedua diraih kontingen tuan rumah Payakumbuh Timur, kemudian pada posisi empat dan lima diraih oleh kontingen kecamatan Lamposi Tigo Nagori dan Payakumbuh Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here