BUKITTINGGI – Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Pembina Bangsa Bukittinggi melaksanakan kegiatan praktik Table Manner yang digelar di lingkungan sekolah, melibatkan siswa-siswi kelas X, XI, dan XII beserta kepala sekolah dan sejumlah guru pendamping.
Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang etika dan tata cara jamuan makan resmi, sebuah kompetensi penting dalam dunia perhotelan dan kuliner.
Selama pelatihan, para peserta diajarkan berbagai hal mulai dari cara penggunaan alat makan yang benar, tata urutan penyajian dan penyantapan hidangan formal, hingga sikap dan etika yang harus dijaga dalam acara resmi.
Dengan bimbingan instruktur berpengalaman, siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga langsung mempraktikkan dalam suasana yang menyerupai kondisi sebenarnya.

Kepala SMKS Pembina Bangsa, Ir. Zardoni, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (17/10/2025), menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi sekolah untuk memperkuat kompetensi siswa sesuai jurusan masing-masing.
“Pada prinsipnya, dengan adanya pelatihan ini kami ingin siswa mampu mempraktikkan teori dalam situasi nyata agar memiliki kompetensi yang benar-benar terasah di bidangnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zardoni menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi dunia kerja.
“Diharapkan para siswa semakin percaya diri dan mampu menerapkan etika profesional dalam berbagai kesempatan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa SMKS Pembina Bangsa akan terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas, berorientasi pada kebutuhan industri modern.
“Kami akan terus memberikan pengalaman belajar terbaik agar siswa-siswi SMKS Pembina Bangsa siap bersaing di dunia industri. Semoga pelatihan Table Manner ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa yang merasa mendapatkan pengalaman baru dan berharga. Mereka menilai pelatihan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian yang lebih profesional, selaras dengan visi sekolah dalam menciptakan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan siap kerja. (**)
Editor: Alex. Jr



















