Pasutri Asal Lareh Limapuluh Kota ini Aniaya dan Bakar Anak Mereka

pasutri terduga pelaku

SUMBARTIME.COM-Sungguh sadis perbuatan pasangan suami istri asal Bulakan, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota ini.

Pasangan masing masing bernama Wira Darma Kusuma (39) dan Rania (41) tega melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri yang masih bawah umur, sebut saja namanya Buyung (10) Jumat (27/3) siang.

Iklan

Pasangan suami istri tersebut dengan tega mengikat dan membakar tubuh anaknya hingga di beberapa bagian tubuh dari sang anak mengalami luka bakar. Beruntung aksi tersebut tidak berlangsung lama karena tetangga sekitar mendengar pekikan si anak dan langsung masuk ke dalam rumah lokasi penjagalan tersebut.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, melalui Kasatreskrim AKP Ilham Indarwaman, membenarkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap anak bawah umur berjenis kelamin laki laki tersebut.

Menurut Ilham, peristiwa terjadi pada Jumat 27 Maret 2020 siang, saat itu korban yang diduga sedang menganggu adik tirinya dimarahi oleh ayah kandung dan ibu tirinya.

Tidak hanya sampai dimarahi, namun oleh kedua pelaku (pasangan suami istri) korban di ikat dengan tali tambang dengan panjang lebih kurang 3,5 meter. Setelah pelaku berhasil mengikat anak kandungnya, selanjutnya istrinya yang merupakan ibu tiri dari korban mengambil sebuah pecahan botol sirup.

Botol sirup yang sudah dipanaskan ke api tersebut langsung di lekatkan ke beberapa bagian tubuh korban termasuk di areal terlarang korban. Hingga kulit badan korban terbakar serta melepuh dan membuat korban menjerit dan meraung kesakitan.

Saat korban menjerit kesakitan, tetangga sekitar rumah mendengarnya dan langsung menuju sumber suara, hingga aksi begal tersebut terhenti. Namun warga sekitar yang tidak senang akan perbuatan biadab pasangan suami istri tersebut langsung memberitahukan perstiwa itu kepada paman serta tante korban.

Selanjutnya pihak paman korban langsung melakukan pelaporan ke Polsek Luhak Lareh Sago Halaban. Adapun korban langsung di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan dan dirujuk ke RSUD Adnan Wd Payakumbuh.

Pihak Polsek yang mendapati laporan langsung malukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Payakumbuh dan langsung menangkap kedua terduga pelaku di rumahnya.

Saat ini kedua pasangan suami istri tersebut sudah berada di kantor polisi dan masih dilakukan proses pendalaman kasus, papar Ilham Indarwaman menjelaskan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here