Padang Mulai Tak Aman di Malam Hari, Warga Asal Mentawai Ditebas Lehernya Oleh Gerombolan Diduga Gank Motor

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Kota Padang mulai tak aman dan rawan jika di malam hari. hal tersebut terjadi akibat maraknya aksi yang diduga antar gank motor saling tawuran, dan gank motor yang menyerang warga seperti kasus subuh hari beberapa waktu lalu di Purus, Jalan Veteran.

Minggu (16/2) dini hari, warga dikejutkan tentang aksi pembacokan seorang mahasiswa asal Kepuluan Mentawai, bernama Parmono Saogo (21) oleh salah satu anggota yang diduga gerombolan gank motor.

Iklan

Pemuda asal Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, pada dini hari nahas tersebut, sedang berjalan kaki bersama seorang temannya bernama Hengki Hotang (21) di kawasan Marapalam.

Menurut pengakuan teman korban, dini hari nahas itu mereka berencana ingin mencari makanan di warung sekitaran Marapalam.. Namun tiba tiba muncul dua kendaraan roda dua datang dari Lubuk Begalung menuju arah Simpang Haru.

Saat itu 4 orang tak dikenal dengan menaiki kendaraan roda dua yang diduga anggota gank motor tersebut, seperti sengaja hendak menabrak mereka berdua. Beruntung saat itu keduanya melompat ke atas trotoar menyelamtakan diri.

Saat itu, Parmono sempat memandang para gank motor tersebut. Namun malang saat menoleh, tiba tiba salah satu pengendara motor itu muncul di hadapannya dan pria yang duduk di goncengan langsung menebas lehernya dengan sebilah senjata tajam jenis samurai. Sedetik kemudian Parmono merasakan lehernya mengeluarkan darah dan tak lama kemudian ambruk serta terhuyung.

Melihat temannya terhuyung, Hengki langsung menyetop satu kendaraan yang tak lama melintas di depan mereka dan membawa ke rumah seorang bidan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sekira pukul 03.00 WIB, Parmono langsung dirujuk ke RSUP M.Djamil Padang, untuk menjalani operasi.

Hingga Minggu (16/2) siang, korban masih terbaring lemah diruangan operasi.

Menurut pengakuan teman korban lagi di RSUP M.Djamil Padang, terkait peristiwa brutal yang mereka alami pada malam kejadian mereka tidak kenal dengan para pelaku. Menurutnya saat itu dia dan korban tidak merasa mempunyai musuh. Namun tiba tiba datang 4 orang tak dikenal yang sengaja mencari onar terhadap mereka, paparnya menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here