Pacari dan Hamili Anak Bawah Umur, Duda Warga Situjuh Kabupaten Limapuluh Kota ini Harus Berurusan Dengan Hukum

Pelaku pencabulan anak bawah umur

SUMBARTIME.COM-Seorang duda ditinggal cerai dan mempunyai anak satu berinisial ADS (22) warga asal Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten LimapuluhKota harus berurusan dengan hukum.

Pasalnya dirinya dilaporkan ke polisi atas dugaan melarikan dan mencabuli anak bawah umur.

Iklan

ADS yang sehari hari bekerja serabutan tersebut, dilaporkan ke Polres Payakumbuh oleh keluarga kekasih hatinya sebut saja Bunga (15) yang masih tercatat sebagai pelajar kelas 1 SMA  Kabupaten Limapuluh Kota atas dugaan pencabulan hingga bunga hamil 2 bulan.

Namun dalam keterangannya di kantor polisi, pelaku dan korban melakukan hohohihi alias hubungan ranjang berdasarkan suka sama suka dan saling mencintai.

Berawal perkenalan mereka melalui seorang teman, berlanjut hingga saling memadu kasih.

Namun cinta mereka yang kebablasan dan sering melakukan hohohihi, menyebabkan Bunga hamil dua bulan. Takut kehamilannya diketahui oleh keluarga, Bunga mengajak ADS untuk kabur dan keluar dari kampung mereka, Kecamatan Situjuah Limonagari.

Kadung cinta berat, ADS menyanggupi permintaan kekasih hatinya untuk kabur.

Pada hari yang telah dijanjikan, Tepatnya Minggu (22/07) kemaren. ADS dan Bunga kabur menuju daerah Ampek Angkek Canduang, Kabupaten Agam, menuju rumah teman ADS berencana untuk menumpang tinggal sementara waktu.

Sementara itu, orang tua Bunga yang bingung anaknya tidak pulang dan mendapatkan secarik pesan di atas kertas yang bersikan kata mohon pamit sekaligus meminta agar tidak mencari Bunga, berusah melacak keberadaan anaknya.

Usaha keluarga Bunga melacak keberadaan Bunga tidak sia sia, dengan dibantu keluarga yang lain akhirnya keberadaan Bunga di ketahui. Saat itu pihak keluarga menemukan Bunga di rumah orang tua ADS kawasan Situjuah Gadang, Limapuluh Kota.

Menemukan anaknya, lantas orang tua Bunga memabawa anaknya kembali pulang. Sesampai dirumah dengan hati hati pihak keluarga menanyakan prihal kaburnya Bunga. Dari situlah terkuak jika penyebab Bunga kabur adalah lantaran malu dan takut ketahuan jika Bunga telah hamil dua bulan akibat melakukan hubungan terlalu jauh dengan ADS.

Bak mendengar petir di siang bolong, orang tua Bunga kaget dan langsung emosi, tidak membuang waktu, langsung melaporkan ADS ke polisi dengan tuduhan pencabulan anak bawah umur dan melarikan anak bawah umur.

Namun di dalam pemeriksaan ADS dengan suara terharu berharap agar bisa menikahi Bunga dan bertanggung jawab atas segala perbuatannya.

Terpisah, Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Paur Humas  Ipda Hendri Ahadi kepada awak media membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, polisi langsung mengamankan tersangka.

Saat ini tersangka sudah berada di Mapolres dan sedang diproses di bagian Unit PPA untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, papar Ipda Hendri Ahadi mengatakan. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here