Nasib Sial Menimpa Dua Rampok di Bukittinggi! Pengen Duit Malah Dapat Borgol Dari Korban

dua rampok alami nasib sial. korbannya ternyata polisi

SUMBARTIME.COM-Nasib sial dan apes dialami oleh dua orang terduga rampok asal Bengkulu pada Rabu (18/11) siang di Kota Bukittinggi.

Kedua bandit jalanan yang masing masing berinisial R (27) dan A (35) yang berniat melakukan aksi percobaan perampokan harus mengalami nasib ngenes. Pasalnya calon korban yang akan mereka rampok merupakan salah satu anggota Reskrim Polres Bukittinggi.

Iklan

Hal hasil bukan duit yang didapatkan dari korban. Tapi malah borgol yang mereka dapatkan dari korbannya.

Informasinya, menurut Kasatreskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution, menjelaskan kasus bermula dari kedua terduga rampok mengintai korban sejak di dalam ruangan salah satu Bank yang ada di Bukittinggi.

Saat itu kedua rampok yang tidak tahu jika calon korbannya yang sedang menarik sejumlah uang merupakan anggota polisi melakukan pengintaian dengan modus berpura pura menukarkan uang dengan lembaran pecahan Rp 2000.

Selanjutnya dengan menggunakan sepeda motor kedua pelaku mengikuti mobil korban yang usai menarik sejumlah uang di Bank.

Sementara itu, korban yang merupakan seorang anggota Reskrim sadar telah di ikuti dan dibuntuti oleh kedua rampok, diam diam membuat jebakan. Korban langsung menghubungi institusinya dan meminta bantuan untuk meringkus kedua rampok.

Setelah koordinasi selesai di lakukan, dan anggota Reskrim Polres Bukittinggi sudah bergerak dan turun ke lapangan, sesampai di kawasan pasar Banto, korban tiba tiba langsung berhenti dan turun dari mobilnya dan menyetop motor yang dikendarai kedua rampok.

Mulanya kedua rampok yang sempat dihentikan oleh korban, sempat melakukan perlawanan. Namun upaya perlawanan itu hanya sesaat saja, selanjutnya keduanya tak berkutik saat todongan senjata api milik korban dan anggota reskrim lainnya mengarah kepada keduanya.

Kedua rampok pasrah saat tangan mereka diborgol. Sementara itu di jari salah satu rampok tersebut ditemukan sebuah cincin berujung runcing yang diduga digunakan untuk memecah kaca mobil.

Saat dilakukan intrograsi, keduanya mengakui jika mereka memang ingin melakukan upaya perampokan terhadap korban dengan cara memecah kaca mobil, jika korban dalam kondisi lengah dan mobil terparkir.

Saat ini keduanya sudah diamankan dengan beberapa barang bukti, dan masih dilakukan pengembangan kasus, papar Chairul Amri menjelaskan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here