Nasib Ngenes Wanita Muda Belia, Maksud hati Ingin Jual Keperawanan Yang Ada Malah Diperkosa Pria Pengangguran

korban melapor ke polisi (dok polres madina)

SUMBARTIME.COM-Karena terdesak kebutuhan ekonomi, seorang wanita muda tergolong masih remaja berniat ingin menjual keperawannya kepada pria hidung belang. Namun bukannya dapat uang, dirinya malah diperkosa oleh seorang pria pengangguran.

Peristiwa tersebut terjadi di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Gadis belia memiliki paras cantik inisial WS itu diperkosa oleh seorang pria penggangguran inisial Ir setelah sempat dicekoki dengan minuman keras (Miras).

Iklan

WS yang berniat ingin menjual keperawannya lantaran terdesak dengan kebutuhan ekonomi harus mengalami nasib miris disekap dan diperkosa oleh pelaku di sebuah warung miras kawasan Desa Sopo Tinjak, Mandailing Natal.

Peristiwa berawal dari WS yang mendatangi seorang mucikari berinisial FJ beberapa hari yang lalu. Saat itu korban meminta kepada mucikari agar dicarikan orang yang akan membeli kegadisannya.

Oleh Mucikari korban dikenalkan dengan pelaku. Awalnya korban tak menyangka akan ditipu sehingga dirinya menurut dibawa oleh pelaku dengn harapan akan mendaptkan bayaran puluhan juta dari hasil jual keperawanannya.

Sesampai di TKP di sebuah warung miras, pelaku memaksa korban untuk menenggak miras. Selanjutnya saat korban dalam kondisi mabuk, pelaku langsung melancarkan aksinya menggerayangi tubuh korban.

Korban yang dalam kondisi separo sadar masih sempat melakukan perlawanan. Namun karena kalah kekuatan pertahanan dirinya berhasil dijebol pelaku sehingga terjadilah aksi perkosaan tersebut.

Tak terima mendapat perlakuan dari pelaku, korban melaporkan peristiwa penyekapan dan perkosaan yang dia alami ke Polres Madina.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Madina AKP Azuar Anas, Rabu (31/3) siang. Dirinya membenrkan laporan dari korban dan diteruskan ke bagian Unita Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Di jelaskan, setelah mendalami laporan serta memiliki bukti permulaan yang cukup, pelaku Ir dan mucikari FJ diamankan polisi. Akan tetapi dalam pemeriksaan, baik keterangan korban serta para pelaku masih berbelit belit.

Dari keterangan mucikari menyebutkan jika korban sendiri yang datang kepada dirinya untuk dimintai menjual keperawanannya seharga Rp 25 Juta sambil menunjukan bukti salinan percakapan diantara mereka di WhatsApp, ungkap Azuar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here